Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ratusan Siswa Panaskan SenengMinton Kudus 2026, Gedor Regenerasi Atlet

3 min read
Ratusan Siswa Panaskan SenengMinton Kudus 2026, Gedor Regenerasi Atlet
Potret SenengMinton Kudus 2026. (Dok. Megapro).
  • MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Kudus mempertemukan 360 pelajar SD untuk mengenal bulu tangkis melalui kegiatan yang menyenangkan.

  • Permainan dasar membantu anak membangun minat, melatih motorik, serta menumbuhkan keberanian untuk berlatih dan berkompetisi.

  • Peserta disiapkan mengikuti jenjang lanjutan melalui Kejuaraan SenengMinton dan klub agar regenerasi bulu tangkis lebih tertata.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bakti Olahraga Djarum Foundation terus berupaya melahirkan talenta baru bulu tangkis yang digelorakan lewat MilkLife Festival SenengMinton 2026. Beralih ke GOR Djarum Jati, Kudus, festival ini dimeriahkan 360 pelajar dari kelas 1-3 SD pada akhir pekan lalu.

Kudus menjadi kota keempat dalam rangkaian tur ini karena rekam jejaknya sebagai "kawah candradimuka" yang rutin mencetak pebulu tangkis andal. Festival ini juga bertujuan membangun fondasi regenerasi dengan cara menanamkan rasa cinta bulu tangkis sejak usia belia.

  1. 1. Tumbuhkan cinta lewat permainan interaktif

    Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan pendekatan awal untuk anak usia dini haruslah menyenangkan. Oleh karena itu, festival ini dikemas dalam bentuk permainan ketangkasan dasar seperti Shuttle Run hingga Service to Target yang mengasah motorik anak.

    Konsep utama dari acara ini adalah membuat anak-anak menyukai bulu tangis terlebih dahulu. Jika sudah jatuh cinta, akan lebih mudah untuk melahap latihan teknik secara intensif.

    "Ketika mereka sudah senang bermain, secara bertahap mereka akan siap menjalani latihan yang lebih advance hingga meniti karier sebagai atlet," kata Yoppy dalam keterangan resminya.

    Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, turut hadir di edisi kudus. Fadil mengapresiasi festival ini karena memperkuat ekosistem regenerasi yang kelak bisa saja melahirkan atlet-atlet top macam Anthony Sinisuka Ginting dan yang lainnya.

    "Ini menjadi ekosistem yang harus kita dukung, saya berharap Pengprov lain juga turut mengenalkan bulu tangkis seperti ini," ujar Fadil.

  2. 2. Antusiasme tinggi dari sekolah dan peserta

    Kehadiran festival ini ternyata sukses memantik semangat kompetitif di kalangan sekolah-sekolah di Kudus dan sekitarnya. Islahul Umam, pendamping ekstrakurikuler dari MI NU Baitul Mukminin, menyebut minat anak didiknya melonjak drastis berkat motivasi ingin tampil di festival ini.

    "Dulu mungkin hanya satu atau dua anak yang masuk klub bulu tangkis, tapi sekarang jumlahnya sudah puluhan. Ajang ini jadi motivasi bagi siswa-siswi kami untuk terus berlatih dan berani berkompetisi," ungkap Islahul.

    Min Amrina Rosyada, salah satu peserta yang membawa SD Unggulan Muslimat NU juara di kategori Kelas 3, juga merasa termotivasi. Gadis kecil yang mengidolakan Ginting ini mengaku semakin rajin berlatih smash dan servis di rumah demi mengejar cita-citanya menjadi atlet nasional.

    "Aku sangat suka bermain bulutangkis sejak diajak kakak untuk main bersama. Walaupun main bulutangkis capek, tapi aku senang dan merasakan keseruannya. Sebelum perlombaan ini, aku rajin latihan di rumah seperti service, smash dan lari. Aku senang ikut SenengMinton dan bangga bisa menang," ucap Rosyada.

  3. 3. Siapkan jalur regenerasi yang jelas

    Selain festival yang sifatnya menyenangkan, panitia juga telah menyiapkan jenjang lanjutan agar bakat anak-anak ini tidak layu sebelum berkembang. Ketua Panitia Pelaksana sekaligus legenda bulu tangkis Indonesia, Yuni Kartika, menjelaskan para peserta akan diarahkan untuk mengikuti Kejuaraan SenengMinton yang lebih kompetitif.

    "Kami merancang MilkLife Festival SenengMinton agar siswa kelas 1 sampai 3 menyukai bulutangkis melalui permainan-permainan dasar yang melatih ketenangan, kecepatan, kekuatan dan ketepatan. Jenjang berikutnya ialah Kejuaraan SenengMinton agar mereka mulai terbiasa dengan format pertandingan, yang kemudian kami mengarahkan untuk lebih menekuni bulutangkis bergabung bersama klub. Dengan begitu, pathway regenerasi bulutangkis dapat tertata dengan baik. Semoga dari langkah ini, kembali lahir juara-juara dunia dari Kudus," ucap Yuni.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More