Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ada Rindu yang Terbayar Tuntas Lewat IWL 2026

2 min read
Ada Rindu yang Terbayar Tuntas Lewat IWL 2026
Pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika. (Dok. Kemenpora)
  • IWL 2026 resmi bergulir pada 18 Oktober 2026, mengakhiri vakumnya kompetisi sepak bola putri sejak 2019 dan disambut antusias oleh para pemain.

  • Garudayaksa Women Ellen Tria Ferlika menilai liga ini menjadi ruang mengejar mimpi, berkompetisi ketat, serta membuktikan kualitas demi peluang masuk Timnas Putri.

  • PSSI menilai IWL 2026 menambah jam terbang pemain dan membuka panggung bagi talenta baru U-17 hingga senior yang sebelumnya belum banyak terpantau.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Seperti dendam, rindu harus dibayar tuntas. Begitu kata Eka Kurniawan dalam salah satu novelnya. Nah, berkat Indonesia Women's League 2026 (IWL 2026), ada satu rindu yang terbayar tuntas.

Setelah terakhir digelar pada 2019, kompetisi sepak bola putri di Indonesia sempat mati suri. Ada kerinduan menyeruak, tentang panggung yang sama bagi para putri di lapangan hijau.

Nah, pada Minggu (18/10/2026), rasa rindu itu terbayar. Pekan perdana IWL 2026 resmi dihelat, dan langsung ada antusiasme yang dirasakan pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika.

  1. 1. Ellen merasakan lagi atmosfer lapangan hijau

    Ellen Tria Ferlika, pemain Garudayaksa Women, dalam dokumentasi yang dirilis Kemenpora secara resmi.
    Pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika. (Dok. Kemenpora)

    Ellen merasakan lagi atmosfer lapangan hijau setelah timnya menghadapi Persita Women pada laga perdana IWL 2026 di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10/2026).

    Bagi Ellen dan rekan-rekannya, kehadiran IWL 2026 bukan sekadar kesempatan untuk mengumpulkan poin. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para pemain untuk mengejar mimpi.

    “Cukup antusias ya, semua pemain pastinya menunggu-nunggu hadirnya liga ini,” ujar Ellen seusai pertandingan.

  2. 2. IWL 2026 jadi panggung pembuktian menuju Timnas Putri

    Ellen Tria Ferlika, pemain Garudayaksa Women, dalam dokumentasi resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga.
    Pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika. (Dok. Kemenpora)

    Ketatnya persaingan sudah terasa sejak pertandingan dimulai. Setiap pemain berusaha menunjukkan kemampuan terbaik demi membantu tim meraih hasil positif.

    Menurut Ellen, kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi para pesepak bola putri untuk membuktikan kualitas diri dan membuka peluang memperkuat Timnas Putri Indonesia.

    “Pertandingan berjalan cukup panas. Semua pemain ingin memberikan yang terbaik dan berjuang membuktikan kualitas diri agar bisa bersaing masuk ke tim nasional,” tutur Ellen.

  3. 3. Jadi wadah lahirnya talenta baru sepak bola putri

    Suasana pembukaan IWL 2026 sebagai ajang pencarian talenta baru untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia.
    IWL 2026 resmi dibuka, momen cari talenta baru Timnas Putri. (Dok. Kemenpora)

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai kompetisi sepak bola putri memiliki peran penting dalam meningkatkan jam terbang pemain. Di pekan perdana IWL 2026, sudah muncul sejumlah talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior.

    Pemain-pemain yang sebelumnya belum banyak terpantau kini mulai mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan melalui IWL 2026. Hal ini diharapkan memperluas pilihan pemain berkualitas yang bisa memperkuat Timnas Putri.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More