Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Red Bull Power Race Siap Digelar di Jakarta, Hadirkan Format Tak Biasa
Kratingdaeng Red Bull Power Race siap digelar di Jakarta. (Dok. Kratingdaeng)
  • Kratingdaeng Red Bull Power Race akan digelar di Basketball Hall GBK, Jakarta, pada 10 Oktober 2026; Indonesia menjadi tuan rumah perdana bersama Malaysia, Myanmar, dan Thailand.
  • Kompetisi menggabungkan empat sprint 400 meter dengan push up, sit up, dan squat; peserta pria melakukan 40 repetisi tiap gerakan, sementara wanita 30 repetisi.
  • Ajang ini terbuka tanpa kebutuhan peralatan, keterampilan teknis, atau pengalaman sebelumnya, dengan kuota 500 peserta; 12 pria dan 12 wanita terbaik melaju ke final internasional di Bangkok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah kompetisi fitness racing baru dengan konsep yang segar bakal segera hadir di Indonesia. Kompetisi bernama Kratingdaeng Red Bull Power Race bakal menyajikan format tak biasa.

Indonesia terpilih sebagai salah satu tuan rumah edisi perdana ini bersama tiga negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Malaysia, Myanmar, dan Thailand.

Digelar di Basketball Hall Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Oktober 2026, ajang ini menghadirkan format perlombaan yang menggabungkan kecepatan, strategi, serta performa latihan beban tubuh dalam sebuah uji kemampuan atletik yang sederhana.

1. Apa konsep yang diusung lomba ini?

Kratingdaeng Red Bull Power Race siap digelar di Jakarta. (Dok. Kratingdaeng)

Adapun konsep yang diusung Red Bull Power Race adalah kombinasi sprint dengan bodyweight exercise. Setiap peserta nanti akan melalui rangkaian tantangan sebagai berikut: sprint 400 meter, push up, sprint 400 m, sit up, sprint 400 m, squat, lalu sprint 400 m ke garis finis.

Bagi peserta pria, masing-masing exercise, baik push up, sit up, maupun squat, dilakukan 40 kali, sedangkan peserta wanita 30 kali. Nantinya, mereka yang mampu menyelesaikan rangkaian tersebut dalam waktu tercepat akan menjadi pemenang.

Sepanjang perlombaan, para atlet harus terus mengambil keputusan mengenai pengaturan kecepatan, pengerahan tenaga, dan pemulihan, sembari mengelola kelelahan yang muncul.

"Kehadiran Kratingdaeng Red Bull Power Race di Jakarta menjadi ajang pembuktian bagi talenta-talenta lokal yang siap menantang diri dalam era baru kompetisi kebugaran," ujar Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga dalam keterangannya.

2. Bisa diikuti oleh semua kalangan tanpa kecuali

Kratingdaeng Red Bull Power Race siap digelar di Jakarta. (Dok. Kratingdaeng)

Selain format yang segar, Kratingdaeng Red Bull Power Race juga menjadi kompetisi yang sangat inklusif karena bisa diikuti siapa saja tanpa terkecuali.

Perlombaan ini tidak butuh peralatan khusus, keterampilan teknis, atau pengalaman mengikuti kompetisi sebelumnya. Mereka juga tak memandang usia atau gender. Selagi fisik kuat, silakan ikut.

"Kekuatan utama dari kompetisi ini terletak pada sifatnya yang inklusif. Kami menghilangkan hambatan teknis dengan menggunakan gerakan-gerakan yang sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari," kata Ari.

3. Dibatasi 500 peserta dulu, yang menang ke Thailand

Kratingdaeng Red Bull Power Race siap digelar di Jakarta. (Dok. Kratingdaeng)

Meski demikian, Red Bull Power Race di Jakarta kali ini dibatasi dulu partisipasinya untuk 500 peserta demi perlombaan yang ideal.

Nanti, 12 peserta pria terbaik dan 12 peserta wanita terbaik akan diberangkatkan ke Bangkok, Thailand, buat mewakili Indonesia pada Red Bull Power Race International Final.

"Di Red Bull, kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, menginspirasi ambisi, dan menciptakan kesempatan bagi setiap orang untuk menantang diri mereka sendiri," kata Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article