Laurent Mekies turut menjelaskan penyebab Max Verstappen gagal finis di GP Monako 2026. Kepala tim Red Bull itu mengonfirmasi adanya masalah mesin pada mobil Verstappen. Ia membenarkan pernyataan Verstappen perihal mesin yang mulai menunjukkan tanda-tanda bermasalah sejak formation lap.
Mekies tentu menyayangkan kejadian tersebut. Ia meminta maaf kepada Verstappen karena hilangnya peluang untuk menorehkan hasil terbaik di Circuit de Monaco. Mekies juga menegaskan rencana Red Bull untuk melakukan pergantian mesin pada seri GP Catalunya akhir pekan ini.
"Masalah itu muncul saat formation lap dan kondisi tersebut tidak memberi kesempatan bagi kami mengambil tindakan apa pun. Ini merupakan mesin pertama Verstappen musim ini yang memang sudah masuk rencana untuk diganti setelah balapan di Monako," kata Laurent Mekies dikutip Motorsport.
Memakai mesin lama adalah strategi umum yang dipakai oleh tim Formula 1 saat menghadapi pekan balap GP Monako. Itu karena karakteristik sirkuit jalanan Monte Carlo yang tidak terlalu bergantung pada tenaga mesin. Tim akan melakukan pergantian mesin baru selepas GP Monako.
Kegagalan memperoleh poin di GP Monako tak mengubah posisi Verstappen di klasemen pembalap. Ia tetap menduduki peringkat ketujuh dengan koleksi 43 poin. Verstappen unggul 14 poin atas rekan setimnya, Isack Hadjar, yang bercokol di peringkat kedelapan.