Comscore Tracker

Kronologi Kecelakaan Horor yang Tewaskan Jason Dupasquier

Jason Dupasquier dua kali dihantam dari belakang

Jakarta, IDN Times - MotoGP sedang berduka. Pembalap Moto3, Jason Dupasquier, tutup usia pada Minggu (30/5/2021) usai mengalami kecelakaan fatal dalam MotoGP Italia di sirkuit Mugello, sehari sebelumnya.

Dupasquier mengalami kecelakaan saat sedang melakoni kualifikasi Moto3. Ketika hendak melewati tikungan sembilan menuju 10, Dupasquier kehilangan kendali atas motornya.

Spontan saja, dia terjatuh. Namun, dari arah belakang, Dupasquier dihantam pembalap lainnya, Ayumu Sasaki.

Tak sampai di situ, Jeremy Alcoba juga sempat menghantam tubuh Dupasquier yang terkapar di tengah lintasan. Tentu saja, dengan insiden tersebut, Dupasquier mengalami cedera yang parah.

Baca Juga: [BREAKING] Kecelakaan Fatal Renggut Nyawa Pembalap Moto3

1. Sasaki dan Alcoba juga terlempar

Kronologi Kecelakaan Horor yang Tewaskan Jason DupasquierJason Dupasquier saat membela Prustel GP di ajang Moto3. (eminetra.co.uk)

Usai menghantam Dupasquier, Sasaki juga terlempar dari motornya. Dia mengalami cedera pula karena sempat terbang sebelum akhirnya menghantam tanah dengan kerasnya.

Sasaki pun dirawat tim medis. Beruntung, dia terhindar dari cedera serius.

"Saya merasakan sakit di kaki. Tapi, untungnya tak patah," ujar Sasaki dilansir Crash.

Sementara, Alcoba masih bisa berdiri. Bahkan, dia sempat berjalan usai tabarakan maut itu.

2. Meninggal di rumah sakit

Karena dihantam dua kali, Dupasquier harus dibawa ke rumah sakit kawasan Florence dengan menggunakan helikopter. Dia langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Namun, malang buat Dupasquier. Nyawanya tak tertolong karena sederet cedera yang sudah begitu fatal. Dupasquier tutup usia pada Minggu (30/5/2021).

3. Protes dari pembalap MotoGP

Kronologi Kecelakaan Horor yang Tewaskan Jason Dupasquiermotogp.com

MotoGP mengumumkannya beberapa jam jelang balapan di Mugello. Sempat ada penolakan untuk mengaspal dari beberapa pembalap MotoGP usai insiden ini.

Francesco Bagnaia mengaku sempat ingin tak membalap karena merasa simpati dengan Dupasquier dan keluarganya. Dia heran, mengapa operator MotoGP memaksakan balapan.

Namun, pada akhirnya Bagnaia tetap turun. "Rasanya hampa ketika kamu finis pertama atau terakhir dalam situasi macam ini," ujar Bagnaia dilansir Crash.

Baca Juga: Kontroversi MotoGP Mugello Usai Tewasnya Jason Dupasquier

Topic:

  • Satria Permana
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya