5 Pemain Amerika Selatan di Wolverhampton Wanderers 2025/2026

- Lima pemain asal Amerika Selatan memperkuat Wolverhampton Wanderers musim 2025/2026, berasal dari Brasil, Kolombia, dan Uruguay untuk menopang lini tengah serta pertahanan tim yang terpuruk di posisi ke-20 EPL.
- Joao Gomes dan Andre Trindade menjadi andalan utama di sektor tengah berkat kemampuan bertahan dan distribusi bola, sementara Pedro Lima masih kesulitan bersaing di posisi bek kanan.
- Yerson Mosquera dan Santiago Bueno memperkuat lini belakang sebagai bek tengah utama, keduanya berperan penting menjaga stabilitas pertahanan meski sempat terkendala cedera.
Dari total 23 pemain yang didaftarkan per 27 Februari 2026, terdapat 5 pemain Amerika Selatan yang sedang membangun karier bersama Wolverhampton Wanderers pada 2025/2026. Mereka tercatat berasal dari Brasil, Kolombia, dan Uruguay. Para pemain ini mengemban tugas untuk meningkatkan kualitas performa di lini tengah dan pertahanan. Sebab, klub yang dilatih Rob Edwards ini terancam turun kasta karena terbenam di dasar klasemen dengan menempati posisi ke-20 hingga pekan ke-27 English Premier League (EPL).
1. Joao Gomes (Brasil) bisa diplot sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan
Joao Gomes masih memberikan dampak penting dalam skema taktik, khususnya di sektor tengah Wolverhampton Wanderers pada Premier League 2025/2026. Selain gelandang tengah, dirinya pernah dirotasi ke gelandang bertahan tergantung kebutuhan. Berkat etos kerja tinggi dan stamina solid, ia rajin bergerak demi menambah opsi umpan dan mengganggu pergerakan lawan. Kehadirannya juga berguna sebagai penghubung area belakang ke depan. Hingga pekan-27, pemain asal Brasil ini merumput 26 kali bersama Wolves.
Gomes merapat ke Wolverhampton Wanderers setelah ditebus 18,7 juta euro (sekitar Rp372 miliar) dari CR Flamengo pada musim dingin 2023. Ini menjadi pengalaman pertamanya berkarier di Eropa. Meski begitu, pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut cepat beradaptasi sehingga menambah kedalaman kekuatan. Dirinya tumbuh menjadi sosok krusial dengan menampilkan fleksibilitas di area tengah Wolves. Sejak diboyong ke Molineux Stadium, dia mengoleksi 7 gol dan 5 assist dari 120 pertandingan di berbagai kompetisi.
2. Andre Trindade (Brasil) masih kerap diplot sebagai gelandang bertahan utama
Memasuki musim kedua membela Wolverhampton Wanderers, Andre Trindade masih kerap diturunkan sejak menit awal sebagai gelandang bertahan pada Premier League 2025/2026. Dirinya juga beberapa kali digeser ke gelandang tengah. Sebab, pemain yang kini berusia 24 tahun ini bisa membaca permainan yang berguna untuk memotong serangan, rajin menekan pergerakan lawan, tidak ragu berduel, dan menjaga keseimbangan permainan Wolves. Selain itu, visi bermainnya berguna untuk mendistribusikan bola ketika transisi dari bertahan ke menyerang. Hingga pekan ke-27, ia bermain dalam 24 pertandingan (1.867 menit).
Dengan biaya 22 juta euro (sekitar Rp438 miliar), Andre diboyong oleh Wolverhampton Wanderers dari Fluminense pada musim panas 2024. Pemain berpaspor Brasil tersebut bisa mengumpulkan banyak menit bermain lantaran langsung mengemban peran gelandang bertahan utama. Dia juga beberapa kali sempat dirotasi ke gelandang tengah. Sejak Agustus 2024, dirinya mengumpulkan 65 pertandingan (4.870 menit) di berbagai kompetisi.
3. Pedro Lima (Brasil) kalah bersaing dengan Jackson Tchatchoua
Setelah menjalani masa peminjaman bersama FC Porto, Pedro Lima kembali berseragam Wolverhampton Wanderers pada musim dingin 2026. Pemain kelahiran Cabedelo tersebut ternyata berperan sebagai pelapis sehingga sering menghabiskan waktu di bangku cadangan. Dirinya kalah bersaing dengan Jackson Tchatchoua dalam mengisi posisi bek kanan atau gelandang kanan tergantung kebutuhan taktik Wolves. Hingga pekan ke-27 Premier League 2025/2026, ia merumput tiga kali (3 menit).
Wolverhampton Wanderers mendatangkan Pedro seharga 10 juta euro (sekitar Rp199,5 miliar) dari SC Recife pada musim panas 2024. Dirinya merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat sektor kanan pertahanan. Pemain yang kini berusia 19 tahun ini ternyata kesulitan tampil reguler karena saat itu kalah bersaing dengan Nelson Semedo. Ini berdampak terhadap menit bermain yang dikumpulkan. Dia lantas sempat dipinjamkan ke FC Porto B agar mendapat jam terbang. Sejak direkrut Wolves, ia baru merumput 10 kali dengan mengemas 1 assist (234 menit) di berbagai kompetisi.
4. Yerson Mosquera (Kolombia) mulai memperkaya opsi bek tengah
Yerson Mosquera diboyong Wolverhampton Wanderers dari Atletico Nacional seharga 5,2 juta euro (sekitar Rp103,2 miliar) pada musim panas 2021. Pemain asal Kolombia ini ternyata mengalami cedera hamstring ketika awal bergabung dengan Wolves. Usai sembuh, ia kesulitan menembus skuad utama sehingga kerap menghabiskan waktu di bangku cadangan. Agar tetap memperoleh kesempatan tampil reguler, dia kemudian dipinjamkan kepada FC Cincinnati dan Villarreal.
Usai menjalani peminjaman, Mosquera memperkuat Wolverhampton Wanderers lagi pada musim panas 2024. Ia sukses menjelma menjadi figur penting di posisi bek tengah. Namun, pemain kelahiran Apartado ini kembali absen panjang karena berkutat dengan cedera dan kali ini anterior cruciate ligament (ACL).
Pada Premier League 2025/2026, Mosquera mulai memperkaya opsi bek tengah sehingga sehingga sering masuk starter Wolverhampton Wanderers. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini bisa mengantisipasi serangan lawan, tidak ragu beradu fisik, dan nyaman menguasai bola sehingga ikut berperan membangun serangan dari area pertahanan. Dengan tinggi 188 cm, dia juga kuat dalam duel udara. Hingga pekan ke-27, dirinya merumput 19 kali. Sejak Juli 2021, ia bermain sebanyak 28 pertandingan di berbagai kompetisi.
5. Santiago Bueno (Uruguay) masih sering dipasang sebagai bek tengah utama
Santiago Bueno masih memberi kedalaman kekuatan sektor belakang Wolverhampton Wanderers pada Premier League 2025/2026. Pemain kelahiran Montevideo ini sering diturunkan sejak menit awal sebagai bek tengah. Dirinya dibekali kekuatan fisik sehingga mendukungnya dalam melakukan duel, ikut berperan mengalirkan bola dari belakang, dan diandalkan untuk memutus serangan lawan. Kehadirannya juga menjadi ancaman nyata bagi barisan pertahanan lawan saat Wolves memperoleh kesempatan bola mati. Hasilnya, ia mencetak 2 gol dan 2 assist dari 19 pertandingan (1.653 menit) hingga pekan ke-27.
Wolverhampton Wanderers mengeluarkan 12 juta euro (sekitar Rp238 miliar) demi menebus Bueno dari Girona pada musim panas 2023. Dia awalnya sering menghiasi bangku cadangan lantaran memerlukan waktu adaptasi. Seiring waktu, pemain yang kini berusia 27 tahun ini membuktikan kualitasnya sehingga memperkaya rotasi bek tengah. Sejak berseragam Wolves, dirinya mengumpulkan 3 gol dan 3 assist dari 74 pertandingan.
Kelima pemain Amerika Selatan di atas membangun karier bersama Wolverhampton Wanderers 2025/2026. Gomes dan Andre bertugas memperkuat sektor tengah. Mosquera dan Bueno bahu-membahu di posisi bek tengah. Sementara, Pedro kesulitan menembus persaingan bek kanan Wolves.


















