Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Serba-serbi Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Monako 2026
potret Charles Leclerc (pexels.com/Jonathan Borba)
  • GP Monako 2026 digelar di Circuit de Monaco pada 5–7 Juni sebagai seri keenam musim ini, menandai dimulainya rangkaian balap Formula 1 di benua Eropa.
  • Ayrton Senna tercatat sebagai pembalap tersukses di GP Monako dengan enam kemenangan, delapan podium, dan lima pole position sepanjang kariernya.
  • Pirelli membawa ban paling lunak untuk GP Monako 2026, sementara prakiraan cuaca menunjukkan kondisi cerah dengan suhu 17–20 derajat Celsius dan peluang hujan rendah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Formula 1 kembali mengaspal di Circuit de Monaco pada akhir pekan ini. Sirkuit sepanjang 3,337 kilometer tersebut bakal melangsungkan pekan balap GP Monako pada 5–7 Juni 2026. Balapan tersebut merupakan seri keenam dalam kalender balap musim ini.

Ada sejumlah data dan fakta menarik menyongsong GP Monako 2026. Itu termasuk rekan jejak Circuit de Monaco yang masuk kalender balap sejak musim perdana. Apa saja fakta menjelang balapan GP Monako kali ini?

1. Circuit de Monaco merupakan salah satu sirkuit yang masuk kalender balap Formula 1 1950

Circuit de Monaco punya sejarah panjang di Formula 1. Sirkuit jalanan di kota Monte Carlo itu adalah salah satu dari tujuh sirkuit yang masuk kalender balap perdana kejuaraan pada 1950. Ketika itu, GP Monako adalah seri kedua setelah GP Inggris.

Juan Manuel Fangio merupakan pembalap pertama yang memenangi balapan di Monako. Pembalap asal Argentina itu naik podium tertinggi setelah memulai balapan sebagai pole-sitter. Fangio mengungguli Alberto Ascari yang harus puas melintasi garis finis di posisi kedua.

Pada balapan GP Monako 1950, hanya tujuh pembalap yang mampu menuntaskan balapan. Sebanyak sembilan pembalap mengalami kecelakaan beruntun karena mobil mereka terkena gelombang laut. Kejadian tersebut menyebabkan bahan bakar bocor dari mobil.

2. Ayrton Senna menjadi pembalap tersukses di GP Monako berdasarkan perolehan kemenangan, podium, dan pole position

Ayrton Senna menjadi pembalap tersukses pada balapan GP Monako berdasarkan data per 4 Juni 2026. Pembalap berkebangsaan Brasil itu mengoleksi jumlah kemenangan terbanyak di Circuit de Monaco. Senna telah finis terdepan sebanyak enam kali bersama dua tim berbeda.

Ia memenangi GP Monako untuk pertama kali pada 1987 saat menjadi pembalap Lotus. Kemudian, Senna membukukan lima balapan beruntun pada 1989–1993 ketika memperkuat McLaren. Pencapaian Senna di Monako tak hanya sampai di situ.

Ia juga merupakan pembalap dengan koleksi podium terbanyak dengan delapan kali finis di zona tiga besar. Selain itu, Senna mengantongi posisi start terbanyak di GP Monako. Ia menorehkan lima kali pole position pada 1985, 1988, 1989, 1990, dan 1991.

3. Charles Leclerc dan Max Verstappen memiliki catatan oke pada lima edisi terakhir GP Monako

Charles Leclerc dan Max Verstappen mengantongi catatan oke dalam lima edisi terakhir GP Monako. Leclerc meraih tiga kali pole position pada 2021, 2022, dan 2024. Sementara itu, Verstappen dan Lando Norris menjadi pole-sitter sebanyak satu kali. Daftar pembalap yang menduduki posisi start terdepan pada lima edisi terakhir GP Monako adalah sebagai berikut:

  • 2021: Charles Leclerc (Ferrari);

  • 2022: Charles Leclerc (Ferrari);

  • 2023: Max Verstappen (Red Bull);

  • 2024: Charles Leclerc (Ferrari);

  • 2025: Lando Norris (McLaren).

Di sisi lain, Verstappen memiliki jumlah kemenangan terbanyak dalam lima edisi terakhir GP Monako. Pembalap berkebangsaan Belanda itu naik podium tertinggi pada 2021 dan 2023. Norris, Leclerc, dan Sergio Perez masing-masing mendulang satu kemenangan. Pemenang balapan GP Monako dalam lima edisi terakhir dapat dilihat pada daftar berikut:

  • 2021: Max Verstappen (Red Bull);

  • 2022: Sergio Perez (Red Bull);

  • 2023: Max Verstappen (Red Bull);

  • 2024: Charles Leclerc (Ferrari);

  • 2025: Lando Norris (McLaren).

4. Pirelli menyediakan paket ban paling lunak pada pekan balap GP Monako 2026

Pirelli akan menyediakan paket ban paling lunak sepanjang pekan balap GP Monako 2026. Pabrikan ban asal Italia tersebut membawa ban C3 (hard), C4 (medium), dan C5 (soft). Alokasi ban ini persis seperti yang digunakan di GP Miami dan Kanada.

Masing-masing pembalap akan mendapatkan 2 set ban hard, 3 set ban medium, dan 8 set ban lunak. Mereka juga memperoleh alokasi ban intermediate dan wet jika dibutuhkan. Pembalap yang lolos kepada sesi kualifikasi ketiga (Q3) akan mendapatkan tambahan satu set ban soft.

"Tingkat keausan ban yang rendah di Circuit de Monaco membuat pembalap hanya memerlukan satu kali pit stop. Pengecualian terjadi pada tahun lalu saat FIA menerapkan perubahan regulasi yang bersifat eksperimental. Aturan tersebut mewajibkan pembalap menggunakan setidaknya tiga set ban berbeda sehingga memaksa mereka melakukan minimal dua kali pit stop. Aturan tersebut pada akhirnya dihapus dan format klasik kembali diterapkan," jelas Pirelli dilansir Formula 1.

5. Cuaca cerah akan mewarnai jalannya pekan balap GP Monako 2026

Pembalap dan tim akan melakoni pekan balap GP Monako 2026 dalam kondisi cuaca cerah. Suhu udara pada Jumat (5/6/2026) hingga Minggu (7/6/2026) waktu setempat berada pada kisaran 17--20 derajat Celsius. Adapun peluang hujan turun terbilang rendah, yakni pada kisaran 20--30 persen. Jadwal lengkap rangkaian pekan balap GP Monako musim ini dapat dilihat pada daftar di bawah ini:

  • Jumat, 5 Juni 2026

- Sesi latihan pertama: 18.30–19.30 WIB

- Sesi latihan kedua: 22.00–23.00 WIB

  • Sabtu, 6 Juni 2026

- Sesi latihan ketiga: 17.30–18.30 WIB

- Sesi kualifikasi: 21.00–22.00 WIB

  • Minggu, 7 Juni 2026

- Balapan: 20.00 WIB.

GP Monako 2026 menandai dimulainya rangkaian seri balap di benua Eropa. Penggemar motorsport di Indonesia dapat menyaksikan aksi pembalap di sirkuit jalanan kota Monte Carlo pada sore hingga malam WIB. Siapa yang meraup kemenangan pada balapan akhir pekan ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article