Yayuk Basuki. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Representasi para atlet dunia yang berlaga di Singapore, diharapkan dapat menjadi dorongan bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk menekuni karier di dunia tenis dan mengikuti jejak para idolanya.
"Kita menjadi bagian legend di situ. Kita kan dijadikan sebagai brand ambassador dan kita hadir di situ, termasuk untuk sharing thoughts. Jadi kita akan sharing pengalaman dengan media dan juga nanti akan ada jumpa fans. Dan hari terakhirnya, saya akan ada coaching clinic. Jadi, ini bisa membangkitkan anak-anak kita, karena terus terang saja karena di Indonesia belum ada turnamen tenis lagi, Singapore Open Tenis lebih mudah dijangkau," ujar Yayuk.
Kehadiran pemain-pemain kelas dunia juga menjadi salah satu daya tarik utama. Level kompetisi yang ditawarkan jauh lebih tinggi karena Singapore Open Tennis berada di level WTA 500, sehingga sejumlah nama besar dari dunia tenis akan turut ambil bagian. Bagi pencinta tenis Indonesia, turnamen ini pun dapat menjadi alternatif untuk menyaksikan pertandingan kelas dunia secara langsung.
Bagi Yayuk, kesempatan tersebut bukan sekadar tentang menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk menemukan dan mendorong lahirnya generasi baru atlet tenis Indonesia. Ia menilai, dengan mengajak anak-anak menyaksikan langsung para ikon tenis dunia, mereka dapat melihat sosok yang selama ini hanya mereka kenal dari layar, sekaligus mendapatkan pengalaman yang berpotensi menumbuhkan motivasi dan inspirasi.
Yayuk juga nantinya akan turut mengajak dan mengedukasi para penonton melalui berbagai aktivitas yang tersedia selama penyelenggaraan turnamen. Anak-anak yang hadir tidak hanya berkesempatan menyaksikan pertandingan, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan para pemain melalui sesi jumpa fans. Tak berhenti di sana, Yayuk juga akan menggelar coaching clinic bersama legenda tenis asal Thailand, Tamarine Tanasugar.
Menurutnya, rangkaian aktivitas tersebut penting untuk menghadirkan pengalaman yang lebih relevan dan dekat dengan generasi muda. "Karena kita juga harus ada activity yang to create perkembangan daripada kesenangan anak sekarang. Dan kita harus follow terus."