Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Yes! Indonesia Open akan Dihelat pada 17-22 November 2020!

Yes! Indonesia Open akan Dihelat pada 17-22 November 2020!
Anthony Sinisuka Ginting ke babak kedua Indonesia Masters 2020 (IDN Times/Kevin Handoko)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Turnamen BWF Super 1000 Blibli Indonesia Open dipastikan akan tetap terselenggara di tahun 2020 ini. Badminton World Federation (BWF) resmi mengumumkan Indonesia Open tahun ini akan diselenggarakan pada 17-22 November 2020.

Sejumlah turnamen bulu tangkis termasuk Indonesia Open 2020 semula terpaksa ditunda penyelenggaraannya imbas pandemik COVID-19 yang mewabah secara global. BWF mengumumkan turnamen bulu tangkis akan kembali digelar mulai Agustus mendatang.

  1. 1. Jadwal baru Indonesia Open 2020 sesuai dengan harapan PBSI

    BWF Badminton
    BWF Badminton

    Jadwal baru yang diberikan BWF, menurut PBSI, sesuai dengan harapan federasi. Indonesia Open 2020 semula diagendakan dihelat pada Juni 2020. PBSI sendiri mengaku telah mengajukan agar Indonesia Open 2020 diundur penyelenggaraannya pada kisaran September-Desember mendatang.

    "Dari awal kami mengajukan antara bulan September-Desember dengan pertimbangan suasana wabah COVID-19 mulai mereda,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto seperti dikutip dari badmintonindonesia.org, Jumat (22/5).

    “Kami rasa ini jadwal yang ideal, tidak mepet, tapi tidak juga terlalu jauh di akhir tahun karena ada turnamen BWF Finals," lanjut Budi.

  2. 2. PBSI segera lakukan persiapan menyambut Indonesia Open 2020

    IDN Times/PBSI
    IDN Times/PBSI

    Budi mengatakan PBSI akan segera melakukan langkah-langkah persiapan penyelenggaraan Indonesia Open 2020 seiring dengan keluarnya tanggal penyelenggaraan resmi dari BWF.

    “Mulai dari menyusun kepanitiaan, penentuan lokasi turnamen, dan membuat beberapa alternatif konsep acara," kata Budi.

    PBSI, menurut Budi, juga akan menyusun program pengiriman pemain dengan skala prioritas mengingat padatnya rentetan turnamen yang akan berlangsung.

    “Namun ada beberapa turnamen yang masih akan dikonfirmasi lagi dari negara penyelenggara, salah satunya Tiongkok," kata Budi.

  3. 3. Berfokus untuk kembalikan kondisi atlet seperti saat musim turnamen

    potret Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (IDN Times/PBSI)
    potret Apriyani Rahayu dan Greysia Polii (IDN Times/PBSI)

    Lebih kurang tiga bulan sudah para atlet tak merasakan momen pertandingan. All England 2020 menjadi pertandingan bulu tangkis terakhir yang diikuti para atlet bulu tangkis Indonesia.

    Untuk itu menurut Budi penting untuk mengembalikan kondisi para atlet seperti ketika musim turnamen berlangsung.

    “Kami beruntung tetap melakukan karantina mandiri selama ini, jadi atlet masih bisa terkondisi dari sisi kebugaran dan feeling mainnya," kata Budi.

Share Article

Related Articles

See More