Jakarta, IDN Times - Posisi FIFA saat ini makin terjepit setelah AFC, CONCACAF, dan UEFA kompak merilis surat terbuka dan melayangkan mosi tak percaya terhadap kepemimpinan Presiden Gianni Infantino. Bahkan, AFC, CONCACAF, dan UEFA, secara tegas menyatakan bisa saja melakukan boikot atas turnamen-turnamen yang diselenggarakan FIFA jika Infantino tak kunjung mundur.
Tentunya, aksi ini bisa memberikan guncangan terhadap kestabilan organisasi FIFA. Sebab, ditinjau dari komposisi, tiga konfederasi tersebut jika digabungkan sudah mencakup 67 persen dari keanggotaan FIFA. Total, ada 143 anggota yang berada di bawah naungan FIFA dari ketiga konfederasi tersebut, dengan proporsi 55 dari UEFA, 47 AFC, dan 41 CONCACAF.
Dengan kondisi ini, bukan gak mungkin eksistensi turnamen FIFA dalam waktu dekat bisa terganggu karena adanya gerakan boikot. Terlebih dalam dua bulan ke depan, FIFA sudah menyiapkan sejumlah agenda untuk bisa diselenggarakan dan melibatkan negara-negara dari ketiga konfederasi tersebut. Apa saja?
