Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Rekor Baru Messi Usai Antar Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2026

4 Rekor Baru Messi Usai Antar Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coex)
Intinya Sih
  • Argentina melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang dramatis 3-2 atas Mesir, dengan Lionel Messi berperan penting lewat satu gol dan satu assist.
  • Messi mencetak empat rekor baru, termasuk menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol di enam laga fase gugur beruntun dan pemegang assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
  • Selain memimpin daftar top skor dengan delapan gol, Messi juga mencatat rekor unik sebagai pemain pertama yang gagal dua penalti dalam satu edisi namun tetap mampu mencetak gol setelahnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai membungkam Mesir lewat drama lima gol di Atalanta Stadium, Selasa (7/7/2026). Lionel Messi kembali menjadi inspirator dalam kemenangan tersebut.

Sang kapten membantu Argentina memecah kebuntuan pada menit 79. Umpan silang terukurnya berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Cristian Romero.

Pada menit 83, giliran Messi yang mencatat namanya di papan skor setelah tembakan volinya membuat bola menggetarkan jala gawang Mesir. Hingga akhirnya, Argentina memastikan kemenangan 3-2 setelah Enzo Fernandez menjebol gawang Mesir lewat tandukannya di masa injury time.

Kemenangan tersebut rupanya tak hanya mengantar Argentina melaju ke perempat final, tetapi juga membuat Messi mencatatkan tiga rekor baru di Piala Dunia. Apa saja?

Table of Content

1. Cetak gol dalam enam laga beruntun di fase gugur

1. Cetak gol dalam enam laga beruntun di fase gugur

Dalam laga ini, Messi menahbiskan diri sebagai pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol dalam enam laga fase gugur secara beruntun. Messi bisa mempertajam rekor tersebut di perempat final.

Rekor ini berlangsung sejak Piala Dunia 2022, edisi perdana La Pulga mencetak gol di fase gugur. Korban magis Messi sebelum Mesir adalah Cape Verde (32 besar Piala Dunia 2026), Prancis (final Piala Dunia 2022), Kroasia (semifinal Piala Dunia 2022), Belanda (perempat final Piala Dunia 2022), Australia (16 besar Piala Dunia 2022).

Secara keseluruhan, dilansir Squawka, jika digabungkan dengan ke fase grup, Messi selalu mencetak gol dalam sembilan laga Piala Dunia secara beruntun.

2. Lewati Maradona

Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir bersama rekan-rekannya dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coe
Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir bersama rekan-rekannya dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coex)

Messi juga mencatatkan rekor baru dalam urusan assist. Dia menjadi pemain yang paling banyak menciptakan assist di Piala Dunia, sembilan kali.

Tak ada pemain lain yang mampu melakukannya. Bahkan, Messi melewati torehan pendahulunya, Diego Maradona. La Pulga juga menjadi pemain pertama yang mencatatkan assist dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun.

3. Ikuti jejak Gerd Mueller

Usai membobol gawang Mesir, Messi kembali memimpin persaingan Sepatu Emas alias top skor Piala Dunia 2026, dengan torehan delapan gol. Dia unggul satu gol atas Erling Haaland dan Kylian Mbappe.

Dengan torehan tersebut, Messi menjadi pemain kedua dengan gol terbanyak dalam lima laga awal timnya di satu edisi Piala Dunia, sejak edisi 1970. Rekor tertinggi masih dipegang legenda Jerman, Gerd Mueller, yang mencetak 10 gol.

4. Ciptakan rekor buruk, sekaligus sejarah

Messi tak hanya mengukir rekor mengilap. Megabintang kelahiran Rosario itu juga menelan rekor pahit, dalam hal menendang penalti di luar tos-tosan.

Messi menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua tendangan penalti dalam satu edisi. Sebelum dijegal kiper Mesir, Messi juga gagal menundukkan kiper Austria di fase grup. Tapi, Messi menjadi pemain pertama dalam 60 tahun terakhir yang mampu mencetak gol setelah gagal penalti.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Satria Permana
Eddy Rusmanto
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More