4 Striker Tersubur Sevilla di LaLiga Spanyol sejak Januari 2000

Sevilla termasuk salah satu klub papan atas LaLiga Spanyol dengan kekayaan sejarah dan prestasi terutama di kompetisi antarklub Eropa. Mereka merupakan pemenang 7 kali Liga Europa dan 5 Copa Del Rey. Selain itu, beberapa pemain top dunia pernah menciptakan sejarah di Sevilla terutama yang berposisi sebagai striker.
Sevilla dikenal sebagai klub yang memiliki striker tajam di setiap generasinya. Terlebih lagi, prestasi mereka banyak dihasilkan dari gol-gol para penyerangnya sejak awal abad ke-21 atau Januari 2000. Sebagian dari striker papan atas Sevilla berhasil mengukir rekor gol tertinggi di LaLiga terhitung sejak Januari 2000.
Inilah empat striker tersubur Sevilla di Laliga Spanyol sejak awal abad ke-21.
1. Frederic Kanoute mencetak 89 gol dalam 209 penampilan di LaLiga

Frederic Kanoute merupakan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Sevilla sejak Januari 2000. Ia sukses menjadi mesin gol utama Sevilla setelah didatangkan dari Tottenham Hotspur pada Agustus 2005. Kanoute total mencetak 89 gol dan 17 assist dalam 209 pertandingan LaLiga Spanyol.
Pencapaian terbaik pemain asal Mali itu terjadi ketika Sevilla di bawah kepelatihan Juande Ramos pada 2005--2007. Kanoute berperan penting ketika Sevilla meraih gelar juara Liga Europa yang saat itu masih dengan format Piala UEFA dalam 2 tahun beruntun pada 2005--2007. Ia juga berhasil menjuarai Piala Super Eropa dan Copa Del Rey pada 2006/2007. Performa Kanoute di Sevilla berhasil membawanya meraih penghargaan pemain terbaik Afrika pada 2007.
2. Luis Fabiano menorehkan 72 gol dalam 149 laga LaLiga

Selain Kanoute, Sevilla juga memiliki striker tajam lainnya, Luis Fabiano. Ia dibeli dari FC Porto dengan nilai transfer 10 juta euro atau Rp174 miliar pada musim panas 2005. Fabiano kemudian membentuk kemitraan luar biasa dengan Kanoute di lini depan Sevilla.
Fabiano awalnya dinilai sebagai pembelian gagal Sevilla dengan torehan 5 gol di LaLiga pada 2005/2006. Namun, performa Fabiano mengalami peningkatan setelah mencetak 10 gol pada 2006/2007 dan 24 gol pada 2007/2008. Ia sukses mencetak total 72 gol dalam 149 pertandingan di LaLiga. Duetnya dengan Kanoute di posisi striker menghasilkan berbagai gelar juara bergengsi 2 Piala UEFA, 1 Copa Del Rey, 1 Supercoppa Espana, dan 1 Piala Super Eropa.
3. Alvaro Negredo menciptakan 70 gol dalam 139 penampilan di LaLiga bersama Sevilla

Alvaro Negredo mengawali kariernya sebagai pesepak bola dari akademi Real Madrid. Namun, ia tidak mendapat kesempatan tampil di skuad utama El Real setelah kalah bersaing dengan pemain bintang lainnya. Alhasil, ia memutuskan hengkang ke Sevilla pada Agustus 2009.
Negredo bersama Kanoute dan Fabiano berhasil membuat lini depan Sevilla makin tajam. Mereka bertiga sukses mengantarkan Sevilla meraih gelar juara Copa Del Rey pada 2009/2010. Negredo sendiri secara konsisten tampil minimal 30 pertandingan di LaLiga Spanyol selama 4 tahun membela Sevilla.
Ia total mencetak 70 gol dan 20 assist dalam 139 pertandingan LaLiga. Negredo lalu melanjutkan kariernya bersama Manchester City pada musim panas pada musim panas 2013. Namun, ia gagal menampilkan permainan terbaiknya sehingga kembali ke Spanyol bersama Valencia sebagai pemain pinjaman pada musim panas 2014.
4. Youssef En-Nesyri telah mengoleksi 51 gol dalam 143 pertandingan LaLiga

Youssef En-Nesyri bergabung dengan Sevilla dari Leganes pada Januari 2020. Ia ditebus dengan harga 20 juta euro atau Rp348 miliar. En-Nesyri mengalami fase naik-turun di LaLiga Spanyol selama membela Sevilla.
Ia hanya mencetak 4 gol dalam 18 pertandingan pada paruh kedua 2019/2020. En-Nesyri lalu mengalami peningkatan performa setelah mencetak 18 gol dalam 38 pertandingan di LaLiga pada 2020/2021. Namun, performanya menurun pada 2021--2023.
En-Nesyri hanya mencetak 5 gol pada 2021/2022 dan 8 gol pada 2022/2023. Pemain asal Maroko itu kembali tajam dengan menorehkan 16 gol dalam 33 laga pada 2023/2024. En-Nesyri sukses membawa Sevilla menjuarai Liga Europa 2 kali pada 2019/2020 dan 2022/2023.
Keempat pemain di atas membuktikan kejelian manajemen Sevilla dalam mendapatkan penyerang tajam dari masa ke masa. Kontribusi mereka sangat penting bagi prestasi Sevilla di kompetisi seperti Piala UEFA, Copa Del Rey, dan Piala Super Eropa. Sayangnya, keempat pemain ini belum bisa berbicara banyak di LaLiga Spanyol. Sebab, Sevilla selalu kalah bersaing dengan Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.