Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tuchel Ungkap Alasan Tak Bawa Sederet Bintang Inggris ke Piala Dunia

Tuchel Ungkap Alasan Tak Bawa Sederet Bintang Inggris ke Piala Dunia
ilustrasi bendera Inggris (pexels.com/Neil)
Intinya Sih
  • Thomas Tuchel memutuskan tidak membawa beberapa bintang Inggris seperti Harry Maguire, Phil Foden, dan Cole Palmer ke Piala Dunia 2026 demi menjaga keseimbangan serta chemistry tim.
  • Tuchel mengakui keputusan tersebut sangat sulit dan emosional, namun ia yakin langkah itu paling tepat untuk kepentingan skuad The Three Lions secara keseluruhan.
  • Pelatih menekankan pentingnya energi baru dari kombinasi pemain muda dan senior agar tercipta semangat serta atmosfer positif di ruang ganti timnas Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menjadi sorotan setelah daftar skuad untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan. Ini lantaran Tuchel memutuskan untuk tak membawa sederet pemain bintang dalam skuadnya.

Nama Harry Maguire, Phil Foden and Cole Palmer tak masuk dalam skuad The Three Lions untuk Piala Dunia 2026. Tuchel menegaskan, semangat keseimbangan dan chemistry pemain menjadi prioritasnya dibandingkan dengan ketenaran para pemain bintang.

1. Tuchel akui keputusan yang diambil tak mudah

Thomas Tuchel resmi menjadi pelatih timnas Inggris per Januari 2025 (X.com/England)
Thomas Tuchel resmi menjadi pelatih timnas Inggris per Januari 2025 (X.com/England)

Thomas Tuchel mengakui proses menentukan skuad final menjadi salah satu momen tersulit dalam karier kepelatihannya. Tuchel bahkan mengaku melakukan panggilan pribadi kepada pemain-pemain senior yang gagal masuk daftar akhir.

“Mereka semua luar biasa. Banyak dari mereka, dan semua yang kalian sebutkan, pantas mendapat panggilan dari daftar 55 pemain yang kemudian dikurangi. Itu sulit, kadang terasa sangat menyakitkan. Bahkan saat menelepon mereka, saya bisa merasakan emosinya,” ujar Tuchel mengutip GOAL.

Meski keputusan yang diambil tidak mudah. Tuchel meyakini, keputusan yang sudah diambilnya adalah yang paling tepat untuk skuad.

"Jadi ya, seperti yang saya katakan, keputusan-keputusan sulit ini harus diambil sebelum turnamen. Saya pikir tidak membawa mereka sepanjang turnamen, dan meskipun itu menyakitkan, terutama bagi para pemain, dan tidak mudah untuk disampaikan, saya pikir itu adalah keputusan yang tepat untuk diambil,” ujar Tuchel.

2. Bukan tak dipilih karena tidak layak

Harry Maguire (instagram.com/harrymaguire93)
Harry Maguire (instagram.com/harrymaguire93)

Tuchel menegaskan para pemain yang tak dipanggil sejatinya layak membela timnas Inggris. Namun, keputusan besar harus diambil Tuchel demi menjaga keseimbangan dan identitas permainan tim yang telah tercipta sejak UEFA Nations League.

“Banyak dari mereka, seperti yang saya katakan, pantas bersama kami. Pada akhirnya, kami kembali pada apa yang sudah kami lihat sebelumnya, dan yang kami lihat ada di bulan September, Oktober, dan November, ketika grup kepemimpinan dan tim ini, saat kami membuat beberapa keputusan besar di September, lalu mengulang kamp dengan grup yang sama, dan kemudian hanya membuat sedikit perubahan di November, terasa memberi kami sedikit udara segar,” kata Tuchel.

3. Timnas Inggris utamakan semangat dan antusiasme

bendera Inggris (pixabay.com/Clker-Free-Vector-Images)
bendera Inggris (pixabay.com/Clker-Free-Vector-Images)

Menurut Tuchel, skuad Inggris saat ini membutuhkan energi baru dibanding sekadar mengandalkan nama besar. Tuchel merasa kombinasi pemain muda lapar prestasi dan pemain senior yang tepat akan menciptakan atmosfer ideal di ruang ganti.

"Kami memiliki pemain muda yang bermain dengan semangat dan antusiasme. Dan itu adalah perpaduan yang baik antara pemain muda dan tua, kegunaan dan kemitraan senior, dan itu memunculkan yang terbaik dari para pemain,” kata Tuchel.

"Dan ya, kami ingin menciptakan kembali semangat seperti itu. Itulah mengapa kami sangat mengandalkan kelompok itu. Itu adalah mayoritas kelompok yang bersama kami dalam tiga pemusatan latihan ini,” sambung dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More