Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Penyerang Top yang Gagal Bersinar di Liverpool, Bagaimana Nasibnya?

5 Penyerang Top yang Gagal Bersinar di Liverpool, Bagaimana Nasibnya?
Iago Aspas (skysports.com)

Sebagai salah satu klub top, Liverpool jelas menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pemain. Rekam jejak yang mentereng disertai prestasi yang berhasil diraih selama ini menjadi daya tarik klub Merseyside tersebut.

Tak heran, bila banyak pemain papan atas memilih tim ini sebagai pelabuhan kariernya. Sejak dulu hingga kini, nama-nama familier terus berdatangan ke Liverpool, khususnya para striker.

Meskipun begitu, tak semua mantan pemain Liverpool memiliki catatan apik. Beberapa striker ini bahkan dicap gagal bersinar bersama The Reds. Penasaran siapa saja? Simak ulasannya di bawah ini!

1. Christian Benteke

Christian Benteke (skysports.com)
Christian Benteke (skysports.com)

Christian Benteke merupakan salah satu rekrutan perdana Jurgen Klopp saat menangani Liverpool. Saat itu, Benteke ditebus dari Aston Villa dengan banderol 46,5 juta euro atau sekitar Rp720 miliar.

Dengan biaya transfer yang cukup mahal, The Reds berharap banyak pada pemain Belgia tersebut untuk mendobrak lini serangnya. Namun, pada kenyataannya, Benteke gagal menunaikan tugas tersebut.

Ia hanya bertahan semusim dengan catatan yang kurang menjanjikan. Tampil sebanyak 42 kali, Benteke cuma mampu melesakkan 10 gol dan enam assists bersama The Reds. Ia lantas dilepas ke Crystal Palace pada musim berikutnya.

2. Andy Carroll

Andy Carroll (twitter.com/MirroFootball)
Andy Carroll (twitter.com/MirroFootball)

Kepindahannya ke Liverpool sempat menuai sensasi. Didatangkan dari Newcastle United pada 2011 silam, hadirnya Andy Carroll sejalan dengan ekspektasi tinggi dari pihak manajemen The Reds.

Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat performa Carroll yang begitu impresif sewaktu membela Newcastle United. Akan tetapi, ia tak mampu meneruskan tren positif tersebut ke klub Merseyside tersebut.

Carroll tampil biasa-biasa saja di lini depan Liverpool dengan koleksi 11 gol dan enam assists dari 58 penampilan. Manajemen The Reds lalu meminjamkannya ke West Ham United pada awal musim 2012/2013.

3. Mario Balotelli

Mario Balotelli (skysports.com)
Mario Balotelli (skysports.com)

Mario Balotelli tampil ganas sewaktu membela AC Milan. Penampilannya di Italia itu menjadi alasan ketertarikan Liverpool yang resmi menggaet Balotelli pada 2014 lalu.

Transfer ini juga bermakna khusus baginya. Liverpool menjadi klub Premier League kedua yang dibela Balotelli selain bersama Manchester City. Alih-alih bisa tampil produktif di lini serang The Reds, pemain berpaspor Italia itu justru seret gol.

Penampilan Balotelli menurun drastis. Ia hanya mampu membukukan empat gol bersama Liverpool. Sempat dipulangkan kembali ke AC Milan lewat pinjaman, Balotelli dilepas secara bebas transfer ke OGC Nice pada 2016 lalu.

4. Fabio Borini

Fabio Borini (twitter.com/LFC)
Fabio Borini (twitter.com/LFC)

Fabio Borini melanjutkan kariernya ke Liverpool setelah mekar bersama AS Roma. Ia datang ke kota Merseyside pada 2012 lalu, bertepatan dengan pergantian juru taktik The Reds ke tangan Brendan Rodgers. Borini diharapkan mampu memberikan warna baru di lini depan Liverpool yang saat itu tampil inkonsisten.

Sayangnya, pemain berusia 31 tahun tersebut kesulitan beradaptasi dengan kultur sepak bola Inggris. Borini cuma mengemas tiga gol serta tiga assists selama berseragam Liverpool. Ia akhirnya dipinjamkan semusim ke Sunderland hingga dipermanenkan pada musim panas 2015.

5. Iago Aspas

Iago Aspas (goal.com)
Iago Aspas (goal.com)

Iago Aspas merantau ke daratan Inggris dengan Liverpool sebagai pelabuhan baru dalam kariernya. Ia bergabung pada 2013 lalu sebagai pelapis Luis Suarez di lini depan. Disebut-sebut potensial, ekspektasi besar terus mengalir kepada Aspas yang turut mempengaruhi performanya di atas lapangan.

Tak heran bila pemain berkebangsaan Spanyol itu gagal menunjukkan performa terbaiknya. Aspas hanya bertahan semusim dengan catatan satu gol dari 15 penampilan.

Ia langsung dilepas ke Sevilla pada musim berikutnya. Dua tahun berselang, Aspas pulang ke Celta Vigo dan sukses tampil impresif hingga sekarang.

 

Kelima penyerang di atas harus menerima kenyataan bahwa kariernya tak berjalan mulus selama membela Liverpool. Beberapa di antara mereka cenderung bersinar usai gagal di Inggris, seperti Iago Aspas yang menemukan ketajamannya bersama Celta Vigo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Albin Sayyid Agnar
EditorAlbin Sayyid Agnar
Follow Us

Related Articles

See More

5 Bek Utama SK Sturm Graz per Pekan 27 Bundesliga 2025/2026

22 Apr 2026, 21:14 WIBSport