Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Buntu Sepanjang Laga, Persija Ditahan Imbang PSIM

Buntu Sepanjang Laga, Persija Ditahan Imbang PSIM
Persija lawan PSBS Biak di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Persija Jakarta bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-29 Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
  • Gol cepat Ezequiel Vidal untuk PSIM dibalas Allano lewat penalti menit ke-20, namun Persija gagal memanfaatkan peluang termasuk penalti kedua yang ditepis kiper Cahya Supriadi.
  • Meski melakukan sejumlah pergantian pemain di babak kedua, baik Persija maupun PSIM tetap kesulitan mencetak gol tambahan hingga laga berakhir imbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta gagal menang dalam laga pekan 29 Super League 2025/26. Bersua PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4/2026) sore WIB, mereka main imbang 1-1.

Gol-gol di laga ini dicetak Ezequiel Vidal (4') untuk PSIM, serta Allano (20') untuk Persija. Setelah dua kali menang, Persija kembali gagal meraih kemenangan di Super League.

Di awal babak pertama, Persija dibuat terkejut oleh PSIM. Pada menit keempat, tim asal Yogyakarta itu justru mampu mencetak gol lebih dulu via Ezequiel Vidal, memanfaatkan umpan dari Savio Sheva.

Tertinggal satu angka, Persija langsung balik menekan. Mengandalkan Maxwell Souza, Eksel Runtukahu, dan Allano di depan, mereka langsung bergegas mencari gol penyama kedudukan.

Gol itu pun hadir pada menit 20. Persija mendapat hadiah penalti usai Allano ditarik bek PSIM. Allano yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugas dengan baik. Skor berubah 1-1.

Selepas menyamakan angka, Persija jadi makin masif menyerang. Namun, peluang demi peluang yang mereka dapat urung berbuah gol. Sepakan-sepakan pemain Persija belum merepotkan Cahya Supriadi, kiper PSIM.

Persija sejatinya sempat mendapatkan hadiah penalti lagi. Akan tetapi, berbeda dengan Allano, sepakan Maxwell mampu ditepis Cahya. Persija pun urung mencatatkan keunggulan.

Di sisa waktu babak pertama, Persija dan PSIM sama-sama coba mencari gol kedua. Akan tetapi, gol itu tak kunjung datang, sehingga skor 1-1 untuk kedua tim tetap bertahan sampai babak pertama tuntas.

Memasuki babak kedua, Persija dan PSIM melakukan beberapa perubahan. Persija memasukkan nama-nama sepertii Arlyansyah Abdulmanan, Alaaeddine Ajaraie, dan Gustavo Almeida.

Sementara, PSIM memasukkan nama-nama seperti Ghulam Fatkur, Riyatno Abiyoso, hingga Nermin Haljeta. Namun, beberapa perubahan ini belum memberi perubahan berarti.

Persija masih dengan kebuntuannya seperti di babak pertama. Meski sudah memasukkan nama-nama baru, serangan mereka tetap minim kreeativitas, dan terlalu bertumpu pada sayap.

Nama-nama macam Allano, Arlyansyah, hingga Gustavo enggan melakukan tusukan. Plus, serangan-serangan mereka minim kombinasi, sehingga mudah dihentikan.

Di sisi lain, PSIM juga sama buntunya. Situasi ini terus berlangsung di babak kedua. Baik Persija dan PSIM sama-sama tidak bisa mencetak gol tambahan.

Sampai babak kedua tuntas, skor 1-1 untuk Persija dan PSIM tetap bertahan sampai laga tuntas. Kemenangan kembali menjauh dari skuad asuhan Mauricio Souza itu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Related Articles

See More