Inter Milan Melangkah Lagi ke Final Coppa Italia Untuk ke-16 Kali

- Inter Milan menang 3-2 atas Como di leg kedua semifinal Coppa Italia setelah sempat tertinggal dua gol, berkat dua gol Hakan Calhanoglu dan satu gol penentu Petar Sucic.
- Kemenangan ini memastikan Inter lolos ke final Coppa Italia untuk ke-16 kalinya, menjadikannya tim ketiga terbanyak tampil di final setelah Juventus dan AS Roma.
- Kelolosan ke final membuka peluang Inter meraih double winner musim ini karena mereka juga masih bersaing kuat dalam perebutan gelar juara Serie A.
Jakarta, IDN Times - Inter Milan menorehkan hasil apik dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia 2025/26. Bersua Como di Giuseppe Meazza, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB, mereka menang 3-2.
Keberhasilan Inter melaju ke final Coppa Italia ini menghadirkan catatan spesial bagi mereka. Tidak hanya itu, kemenangan di leg kedua semifinal ini juga diraih dengan perjuangan yang ciamik,
1. Inter bangkit setelah tertinggal
Di laga ini, Inter sejatinya sempat tertinggal 0-2 dari Como sampai menit 50 laga. Namun, mereka menunjukkan kebangkitan yang ciamik saat laga menyisakan waktu 20 menit.
Kebangkitan Inter di laga ini diawali oleh dua gol yang dicetak Hakan Calhanoglu pada menit 69 dan 86. Usai berhasil menyamakan angka, Inter mengunci kemenangan lewat gol Petar Sucic di menit 89.
2. Ke final Coppa Italia untuk ke-16 kali
Opta mencatat, berkat hasil ini, Inter pun lolos ke final Coppa Italia untuk ke-16 kalinya sepanjang sejarah. Mereka jadi tim ketiga yang rutin lolos ke final Coppa Italia.
Inter berada di bawah AS Roma (17 kali) dan Juventus (22 kali) sebagai tim yang rutin lolos ke final Coppa Italia. Jika ditelisik, sejak 2000, mereka ke final Coppa Italia sebanyak 10 kali, hanya kalah sekali dari Juventus.
3. Inter buka potensi kawinkan gelar
Buntut kelolosan ke final Coppa Italia 2025/26 ini, Inter berpeluang untuk mengawinkan gelar. Di Serie A, mereka juga masih jadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara.
Inter Milan memang melaju kencang di kompetisi domestik, baik Serie A maupun Coppa Italia musim ini. Alhasil, meraih double winner jadi sesuatu yang tak mustahil bagi tim asuhan Christian Chivu itu.

















