Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aksi Solidaritas Anthony Lopes Bantu Rekan Buka Puasa di Tengah Laga
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Chris L)
  • Anthony Lopes pura-pura cedera di laga Nantes vs Le Havre agar rekan Muslimnya bisa berbuka puasa, menciptakan momen solidaritas yang viral dan penuh respek di stadion.
  • Aksi tersebut menyoroti perbedaan aturan Ligue 1 dan Premier League, di mana Inggris memberi jeda resmi untuk pemain Muslim berbuka saat pertandingan berlangsung.
  • Nantes menang 2-0 atas Le Havre lewat gol bunuh diri Yanis Zouaoui dan aksi Ignatius Ganago, sekaligus mengamankan tiga poin penting dari zona degradasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Insiden unik terjadi dalam laga Ligue 1 ketika kiper FC Nantes, Anthony Lopes dari tiba-tiba menjatuhkan diri saat laga berlangsung. Momen itu menjadi sorotan karena Lopes diduga memberikan kesempatan rekan setimnya yang berpuasa untuk membatalkan puasa tepat saat matahari terbenam.

Pertandingan kontra Le Havre AC berlangsung ketat. Namun aksi spontan tersebut membuat suasana stadion Stade de la Beaujoire berubah penuh respek dan solidaritas.

1. Momen ‘cedera’ yang curi perhatian

Dalam video yang ramai di X seperti dalam unggahan About Islam (@AbtIslamNet), Lopes terlihat memegang bagian hamstring kiri sebelum jatuh di rumput. Situasi ini memaksa tim medis masuk ke lapangan dan pertandingan terhenti sejenak untuk memeriksa keadaan Lopes.

Dalam hitungan detik, para pemain Muslim Nantes bergegas ke pinggir lapangan untuk meminum air dan memakan kurma. Tindakan sederhana itu menjadi pemandangan manis.

Lopes disebut-sebut pura-pura cedera demi teman-temannya bisa berbuka puasa. Karena itu hanya bisa dilakukan saat laga berhenti, sebab dalam aturan di Prancis tidak memperbolehkan jeda khusus untuk alasan religius.

2. Kontras dengan aturan Premier League

Kebijakan di Ligue 1 berbeda dengan Premier League. Beberapa tahun terakhir Premier League memberi ruang khusus bagi pemain Muslim. Wasit menghentikan laga sebentar saat waktu berbuka tiba.

Aksi Lopes pun dianggap bentuk dukungan terhadap rekan setimnya yang tengah menjalani ibadah Ramadan. Setelah para pemain selesai berbuka, sang kiper bangkit dan kembali bermain tanpa tanda cedera berarti.

3. Kemenangan untuk Nantes

Nantes menutup laga dengan kemenangan 2-0 atas Le Havre AC. Poin pertama diraih Nantes pada menit ketiga setelah Yanis Zouaoui melakukan gol bunuh diri. Pada menit ke-34, Nantes menggandakan keunggulan lewat aksi Ignatius Ganago.

Kemenangan ini membawa Nantes mengamankan tiga poin penting dalam upaya keluar dari zona degradasi. 

Momen ini kembali memicu perdebatan mengenai perlunya fleksibilitas aturan bagi pesepak bola yang berpuasa. Banyak yang menilai langkah seperti yang dilakukan Lopes menunjukkan bahwa solidaritas bisa hadir di tengah tekanan kompetisi.

Editorial Team