Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Asa Bangkit Edoardo Bove Bersama Watford Pasca Insiden Henti Jantung

ilustrasi pemain
ilustrasi pemain (unsplash.com/jonathanmw)
Intinya sih...
  • Edoardo Bove mengalami henti jantung saat membela Fiorentina melawan Inter Milan pada 1 Desember 2024
  • Edoardo Bove tidak bisa lagi berkarier di Italia karena menggunakan alat pacu jantung
  • Edoardo Bove memilih melanjutkan karier bersama Watford
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Edoardo Bove resmi memulai usahanya untuk bangkit dari tragedi pada Rabu (21/1/2026). Gelandang asal Italia itu bergabung dengan klub Championship Inggris, Watford. Ia meninggalkan AS Roma setelah memutus kontrak yang tersisa 2,5 tahun.

Bove terpaksa mengambil langkah ini karena tidak bisa lagi berkarier di negara asalnya. Sebab, ia kini memakai alat pacu jantung. Sepak bola Italia melarang prosedur semacam itu. Bove harus melakukannya akibat mengalami henti jantung pada 1 Desember 2024.

1. Edoardo Bove mengalami henti jantung saat membela Fiorentina melawan Inter Milan pada 1 Desember 2024

Edoardo Bove mengalami henti jantung pada 1 Desember 2024 ketika melakoni laga pekan ke-14 Serie A Italia 2024/2025 melawan Inter Milan di Stadio Artemio Franchi. Saat itu, ia membela Fiorentina sebagai pinjaman dari AS Roma. Penggawa setinggi 1,81 meter ini terjatuh dan tidak sadarkan diri sekitar menit 16. Sebelum momen tersebut, laga tengah berhenti karena ada pengecekan dari video assistant referee (VAR) untuk gol Lautaro Martinez. Setelah insiden yang menimpa Bove, pertandingan akhirnya ditunda. Fiorentina menang 3-0 pada partai ulangan yang berlangsung pada 6 Februari 2025.

Sejumlah laporan menyebut, Bove kemungkinan besar mengalami henti jantung karena benturan dengan Denzel Dumfries beberapa menit sebelumnya. Setelahnya, ia sempat menghampiri bangku cadangan dan mengaku pusing. Tepat sebelum terjatuh, Bove terlihat seperti sedang membetulkan tali sepatunya. Namun, ia ternyata tengah mengumpulkan tenaga untuk berdiri. Setelah mampu melakukannya, Bove sempoyongan dan akhirnya tragedi mengerikan tersebut pun terjadi. Ia langsung dibawa ke rumah sakit dan menerima semua tindakan medis yang diperlukan.

2. Edoardo Bove tidak bisa lagi berkarier di Italia karena menggunakan alat pacu jantung

Salah satu tindakan medis yang diterima Edoardo Bove terkait henti jantungnya adalah operasi. Ia mengambil langkah ini untuk memasang alat pacu jantung internal. Dengan begitu, Bove pun bisa melanjutkan kariernya. Sayangnya, ia tidak dapat melakukannya di Italia. Sebab, otoritas di negaranya memang melarang hal tersebut. Sebelum Bove, salah satu pemain yang mengalami nasib serupa adalah Christian Eriksen.

Gelandang asal Denmark tersebut mengalami henti jantung ketika membela negaranya melawan Finlandia pada 12 Juni 2021 di Euro 2020. Saat itu, Eriksen tercatat sebagai penggawa Inter Milan. Eriksen dan Inter akhirnya sepakat mengakhiri kontrak pada 17 Desember 2021. Padahal, kesepakatan awal mereka seharusnya habis pada 30 Juni 2024. Sebulan setelah meninggalkan Inter, Eriksen yang sudah pulih bergabung dengan Brentford.

3. Edoardo Bove memilih melanjutkan karier bersama Watford

Watford mengumumkan pada Rabu (21/1/2026) telah mengontrak Edoardo Bove selama 5,5 tahun. Namun, laporan dari Sky Sports Italia menyebut, Watford memiliki hak untuk mengakhiri kesepakatan setelah 6 bulan. Meski terasa merugikan Bove, klausul ini terhitung masuk akal karena kondisinya. Alih-alih kontrak, keputusan Bove memilih Watford jauh lebih menarik. Sebab, mereka hanya bertarung di kasta kedua. Padahal, sebelum henti jantung, Bove merupakan pemain andalan di AS Roma, lalu Fiorentina. Makin mengherankan, Bove dikabarkan menerima proposal dari empat klub English Premier League: Liverpool, Everton, Brentford, dan AFC Bournemouth. Ini berdasarkan laporan dari The Watford Obsever.

Setidaknya, ada tiga alasan mengapa Bove memilih Watford. Pertama dari sisi ekspektasi. Bermain di level bawah tentu akan lebih memudahkannya untuk beradaptasi. Kedua, Watford cukup erat dengan kultur Italia. Mereka dimiliki Gino Pozzo, pebisnis dari negara tersebut yang juga menguasai Udinese. Ada pula Valon Behrami, mantan pemain Serie A yang kini berstatus asisten direkrtur olahraga Watford dan menjadi orang yang memperkenalkan Bove sebagai penggawa anyar mereka. Laporan yang sama dari The Watford Obsever mengindikasikan, Watford tampaknya memang klub yang paling serius dengan Bove. Mereka disebut sudah mengontaknya sejak November 2025 dan mengenalkannya kepada calon rekan setim, staf pelatih, hingga jajaran manajemen. Alasan terakhir, Bove bisa dekat dengan sahabatnya sejak di akademi AS Roma yang kini membela Arsenal, Riccardo Calafiori. Itu bahkan secara harfiah. Sebab, tempat latihan Arsenal dan Watford bersebelahan.

Karier sepak bola Bove sempat vakum akibat henti jantung. Setelah menjalani pemulihan dan harus menggunakan alat bantu, ia bisa melanjutkannya meski tidak di negara asalnya. Bove memilih Watford sebagai tempat pertamanya memulai lembaran baru. Dengan usia yang masih 23 tahun, pemain yang akan memakai nomor punggung 15 ini jelas memiliki banyak waktu untuk memenuhi potensi besarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

Respons Santai Souza Lihat Lini Depan Persija Mentok Lawan Madura United

24 Jan 2026, 07:01 WIBSport