Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Asian Games 2026: Emas Olimpiade 2024 Tak Buat Rizki Juniansyah Jemawa
Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah meraih medali emas dari Olimpiade 2024 Paris (dok.NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as/CanonIndonesia)
  • Rizki Juniansyah menatap Asian Games 2026 secara realistis meski berstatus peraih emas Olimpiade Paris 2024 dan juara dunia angkat besi 2025.
  • Kijun akan berlaga di kelas baru 85 kg, berbeda dari kelas 73 kg di Olimpiade dan 79 kg di Kejuaraan Dunia, sambil memburu medali Asian Games.
  • Ia masih memulihkan cedera bahu, menyimpan catatan angkatan terbaiknya, dan mewaspadai lifter Korea Utara, Korea Selatan, Taiwan, China, serta Iran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, menatap Asian Games 2026 dengan realistis. Pria yang akrab disapa Kijun itu enggan sesumbar kalau perburuan medali emas di Aichi-Nagoya akan berjalan mudah.

Kijun sebenarnya memiliki modal berharga untuk tampil lebih percaya diri di Jepang nanti. Mengingat, ia datang dengan status peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan jawara IWF World Championships 2025 Norwegia.

1. Pertarungannya berbeda, kini Kijun di kelas 85 kg

Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah meraih medali emas di Olimpiade 2024 Paris (dok.NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as/CanonIndonesia)

Wajar apabila dua prestasinya itu tidak bisa menjadi tolok ukur untuk meraih emas Asian Games 2026. Kijun akan bertanding di kelas baru, 85 kg. Perbedaannya cukup signifikan dari kelasnya di Olimpiade (73 kg) dan IWF World Championships (79 kg).

Kendati realistis, Kijun berjanji akan memberikan segalanya saat melakukan angkatan nanti. Atlet berusia 23 tahun itu akan berjuang untuk berburu medali, apa pun itu warnanya demi melengkapi prestasinya.

"Insya Allah saja. Yang penting, saya ingin melengkapi total (prestasi) saya. Olimpiade dan SEA Games sudah, tapi Asian Games belum. Insya Allah saya akan merebut medali," kata Kijun saat ditemui IDN Times di sela-sela pengukuhan Tim Indonesia, Rabu (9/9/2026).

2. Peta persaingan Asian Games

Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, dalam pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Rabu (9/9/2026). (IDN Times/Manggar).

Kijun saat ini terus menyempurnakan persiapannya. Ia telah mengantongi angkatan terbaiknya selama latihan, namun catatannya tidak bisa diungkap ke publik.

Secara peta persaingan, Kijun mewaspadai wakil dari Korea Utara, Korea Selatan, Taiwan, China, dan Iran. Ia meminta dukungan dan doa masyarakat agar dapat meraih hasil terbaik di Asian Games 2026.

"Catatannya rahasia, tapi enggak jauh dari yang sebelum-sebelumnya. Untuk peta persaingan, banyak yang harus diwaspadai," ucap Kijun.

3. Harap bertanding dalam kondisi terbaik

Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 resmi dikukuhkan, Rabu (9/9/2026). (IDN Times/Tino).

Selain memaksimalkan angkatan, Kijun berharap bisa tampil dalam kondisi terbaiknya. Ia saat ini masih dalam tahap pemulihan cedera bahu.

"Persiapannya cukup bagus, karena saya memang tahap pemulihan dari cedera saya di bahu. Insya Allah hasilnya sebisa mungkin maksimal untuk Indonesia," ujar Kijun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article