10 Bek Tengah Asal Jerman dengan Banderol Termahal Saat Ini, Ada Sule!

Jerman merupakan salah satu negara dengan prestasi sepak bola terbaik di Eropa, bahkan dunia saat ini. Dengan segala prestasi yang telah mereka raih, tak mengherankan bila banyak pemain top yang berasal dari negara beribu kota Berlin ini.
Dari banyaknya pemain Jerman sekarang, di antaranya merupakan seorang bek tengah dan telah begitu dikenal banyak pihak. Kemampuan solid mereka di lini pertahanan membuat banderol bek tengah asal Jerman tersebut tinggi.
Berikut adalah 10 bek tengah asal Jerman dengan banderol termahal saat ini. Penasaran siapa saja? Check this out!
1. Niklas Sule menjadi bek tengah asal Jerman dengan banderol termahal saat ini, yaitu 37 juta euro atau sekitar Rp631 miliar

2. Bek milik Borussia Monchengladbach, Matthias Ginter, memiliki banderol sebesar 35 juta euro atau sekitar Rp597 miliar

3. Lukas Klostermann yang bermain untuk RB Leipzig memiliki banderol senilai 32 juta euro atau sekitar Rp546 miliar

4. Pemain yang juga bisa beroperasi sebagai bek sayap, Thilo Kehrer, memiliki banderol 25 juta euro atau sekitar Rp427 miliar

5. Serupa dengan Kehrer, Antonio Rudiger juga memiliki banderol sebesar 25 juta euro atau sekitar Rp427 miliar

6. Menjadi andalan di lini pertahanan Bayer Leverkusen, Jonathan Tah memiliki banderol senilai 20 juta euro atau sekitar Rp341 miliar

7. Penggawa Leeds United saat ini, Robin Koch, memiliki banderol senilai 17 juta euro atau sekitar Rp290 miliar

8. Mats Hummels yang merupakan salah satu bek senior Jerman memiliki banderol sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp256 miliar

9. Felix Uduokhai yang tampil gemilang bersama FC Augburg saat ini memiliki banderol senilai 13 juta euro atau sekitar Rp221 miliar

10. Bek Hertha Berlin, Jordan Torunarigha, melengkapi 10 besar daftar ini dengan banderol 12 juta euro atau sekitar Rp204 miliar

Kesepuluh pemain di atas memberikan angin segar bagi Timnas Jerman karena memberikan banyak opsi di lini pertahanan Der Panzer dalam menghadapi sejumlah kompetisi ke depannya.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















