Benzema Buka Suara soal Panenka Ajaib Lawan Manchester City

Striker Real Madrid, Karim Benzema, kembali menjadi buah bibir. Usai tampil heroik di semifinal melawan Chelsea, Benzema kembali memamerkan kebolehannya dalam menyelesaikan peluang.
Tentu, yang dimaksud adalah eksekusi penalti panenka Benzema. Aksi itu terbilang berani. Apalagi, Benzema punya rekor buruk dalam urusan penalti, gagal tiga kali dari empat kesempatan terakhir.
"Saya selalu memikirkannya. Tapi jika tak ambil penalti, maka tidak akan merasa gagal," ujar Benzema dilansir Daily Mirror.
1. Kuncinya cuma satu, percaya diri

Keputusan Benzema didasari atas kepercayaan diri tinggi. Ketika mendapat kesempatan eksekusi penalti, Benzema memutuskan untuk mengambilnya.
Dia juga memilih buat eksekusi penalti dengan teknik panenka. Trik ini sebenarnya cukup sulit dan bisa saja diantisipasi dengan mudah oleh kiper lawan.
"Kuncinya kepercayaan diri. Saya begitu percaya diri, hingga akhirnya melakukan tembakan tersebut. Itu bekerja dengan baik," kata Benzema.
2. Ancelotti kaget

Keputusan Benzema sebenarnya juga membuat pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, terkejut. Ancelotti tak pernah menyangka Benzema mengambil teknik itu demi mengecoh Ederson.
"Saya rasa, dia mengubah tekniknya karena dua penalti terakhir tak berakhir bagus. Dia mengubahnya, mencoba di latihan. Saya tak tahu dia akan menendangnya dengan cara tersebut, karakter yang begitu kuat dan tangguh," kata Benzema.
3. Aksi Benzema tak bisa selamatkan Real Madrid

Sayangnya, penalti indah Benzema tak bisa menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan. Los Blancos tetap kalah dengan skor 3-4.
Lewat situasi ini, Real Madrid sebenarnya belum habis. Mereka masih punya peluang lolos.
"Kalah selalu tak enak. Kami sangat membutuhkan fans sekarang. Tapi, kami akan menciptakan magis dan menang," ujar pria Prancis tersebut.
















