Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Fakta Menarik Usai Arsenal Tekuk Sporting Lisbon

3 Fakta Menarik Usai Arsenal Tekuk Sporting Lisbon
Para pemain Arsenal merayakan gol Kai Havertz ke gawang Sporting Lisbon (AFP / Filipe Amorim)
Intinya Sih
  • Arsenal menang 1-0 atas Sporting Lisbon lewat gol telat Kai Havertz di menit 90+1, memberi keunggulan agregat penting di perempat final Liga Champions.
  • Para pemain pengganti Arsenal berkontribusi besar musim ini dengan total 38 keterlibatan gol, menunjukkan efektivitas rotasi Mikel Arteta dalam membaca pertandingan.
  • Declan Rice mencatat rekor merebut bola 13 kali, menyamai catatan Arteta pada 2013, sementara gol Havertz jadi rekor keempat dari pemain cadangan di Liga Champions musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Arsenal berhasil membungkam Sporting Lisbon dengan skor 1-0 pada perempat final leg 1 Liga Champions musim 2025/26, Rabu (8/4/2026). Kemenangan tandang itu menjadi modal penting untuk melaju ke semifinal.

Kemenangan Arsenal lahir berkat gol telat Kai Havertz pada menit 90+1. Bomber asal Jerman itu hanya butuh 21 menit untuk memecah kebuntuan The Gunners, setelah menggantikan Martin Odegaard.

Hasil di Estadio Jose Alvalade, Lisbon itu ternyata melahirkan sejumlah fakta menarik. Berikut IDN Times sajikan tiga faktanya, berdasarkan data dari Opta:

1. Pemain cadangan paling mematikan di Eropa

Gol Havertz menahbiskan Arsenal sebagai tim dengan bangku cadangan paling mematikan di lima liga top Eropa musim ini. Total, para pemain pengganti The Gunners telah berkontribusi dalam 38 gol di semua kompetisi.

Rinciannya fantastis, yakni 24 gol dan 14 assist. Hal ini menjadi bukti sahih kejeniusan Mikel Arteta dalam membaca jalannya pertandingan dan melakukan rotasi pemain.

2. Declan Rice samai rekor sang pelatih

Kemenangan ini menjadi malam pembuktian bagi Declan Rice. Dia tampil begitu solid di lini tengah Arsenal, dengan mencatatkan rekor merebut kembali penguasaan bola sebanyak 13 kali sepanjang laga.

Menariknya, angka tersebut adalah catatan terbanyak yang ditorehkan gelandang Arsenal di fase gugur Liga Champions dalam sedekade terakhir. Rekor ini menyamai pencapaian Arteta, saat bermain melawan Bayern Munich pada Februari 2013 silam.

3. Rekor sejarah baru di Liga Champions

Gol Havertz juga ternyata menjadi sejarah baru buat Liga Champions. Sebab, gol tersebut merupakan yang keempat diciptakan oleh pemain pengganti di Liga Champions musim ini. Catatan itu menjadi yang terbanyak dalam satu musim kompetisi.

Havertz menerima assist dari Gabriel Martinelli yang juga bermain dari bangku cadangan. Gol dari kombinasi mereka menjadi modal penting untuk melangkah ke semifinal Liga Champions, karena unggul agregat 1-0 dan bakal menentukan nasib di Emirates Stadium.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More