Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Brace Khvicha Kvaratskhelia bagi Timnas Georgia per Maret 2026

3 Brace Khvicha Kvaratskhelia bagi Timnas Georgia per Maret 2026
ilustrasi gol (pixabay.com/AllgyerDaniel)
Intinya Sih
  • Khvicha Kvaratskhelia mencatat 49 caps, 22 gol, dan 10 assist untuk Timnas Georgia hingga Maret 2026, menunjukkan konsistensi sebagai pemain kunci di level internasional.
  • Tiga brace pentingnya hadir melawan Swedia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Skotlandia di Kualifikasi Euro 2024, dan Israel dalam laga persahabatan Maret 2026.
  • Brace ketiganya membuat koleksi gol Kvaratskhelia naik menjadi 22, mendekati rekor Shota Arveladze dengan 26 gol sebagai top skor sepanjang masa Timnas Georgia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Khvicha Kvaratskhelia adalah salah satu pesepak bola terbaik Georgia saat ini. Baru berusia 25 tahun, Kvaratskhelia sudah punya statistik mumpuni bareng timnas. Per Maret 2026, ia telah melakoni 49 caps di semua ajang. Winger Paris Saint-Germain itu pun sukses menyumbang 22 gol dan 10 assist bagi negaranya.

Kontribusi terbaru Kvaratskhelia bersama timnas adalah dua gol ke gawang Israel pada laga persahabatan. Itu adalah torehan brace ketiganya bagi timnas. Sayangnya, ketajaman sang pemain dua kali gagal berbuah kemenangan. Inilah tiga brace Kvaratskhelia bersama Timnas Georgia sejauh ini.

1. Dua gol Khvicha Kvaratskhelia menangkan Georgia atas Swedia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Brace pertama Khvicha Kvaratskhelia bagi Georgia tercipta pada ajang yang cukup bergengsi. Latarnya adalah babak kualifikasi Piala Dunia 2022 yang digelar pada November 2021. Georgia saat itu menjamu Swedia dalam laga terakhir mereka di Grup B. Georgia saat itu sebenarnya sudah dipastikan gagal lolos karena hanya menang 1 kali dalam 7 laga pertama.

Meski demikian, Timnas Georgia tetap tampil maksimal. Mereka mampu mengalahkan Swedia yang turun dengan sejumlah pemain terbaik, termasuk Zlatan Ibrahimovic dan Alexander Isak. Swedia tampil lebih dominan, tetapi Georgia bertahan dengan baik. Bahkan, mereka mampu mencuri kemenangan berkat dua gol Kvaratskhelia pada babak kedua.

Kvaratskhelia memecah kebuntuan laga pada menit 61 usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Swedia. Pada menit 77, ia memastikan brace pertamanya bagi timnas sekaligus memenangkan Georgia 2-0. Istimewanya lagi, gol itu tercipta melalui proses ciamik, yaitu melalui solo run dari tengah lapangan sembari melewati beberapa pemain.

2. Georgia diimbangi Skotlandia di Kualifikasi Piala Eropa 2024 meski Khvicha Kvaratskhelia membuat brace

Gagal ke Piala Dunia 2022, Georgia mengalihkan fokus ke Kualifikasi Piala Eropa 2024. Mereka tergabung di Grup A dan lagi-lagi tampil buruk. Georgia hanya meraih 2 kemenangan dan 2 hasil imbang dalam 8 laga. Namun, Khvicha Kvaratskhelia sempat bersinar lagi dengan torehan brace, tepatnya pada laga ketujuh Georgia.

Georgia saat itu menjamu Skotlandia yang sudah lolos ke Piala Eropa 2024. Tuan rumah lebih banyak tertekan, tetapi mampu mencetak gol lebih dulu via Kvaratskhelia pada menit 15. Setelah Skotlandia menyamakan skor, gol kedua Kvaratskhelia nyaris memenangkan Georgia. Sayangnya, mereka kecolongan lagi pada menit 92 hingga harus puas dengan skor 2-2.

Georgia akhirnya finis di peringkat empat Grup A dan gagal lolos langsung ke Piala Eropa 2024. Beruntung, mereka masih bisa ikut playoff via jalur UEFA Nations League. Georgia pun memanfaatkan kesempatan dan melaju ke Piala Eropa untuk pertama kalinya. Mereka bahkan sempat lolos dari fase grup Piala Eropa 2024 meski kemudian gugur pada babak 16 besar.

3. Brace ketiga Khvicha Kvaratskhelia membuatnya makin mendekati rekor gol Shota Arveladze

Timnas Georgia masih gagal ke Piala Dunia pada edisi 2026. Mereka kalah bersaing dengan Spanyol dan Turki pada babak kualifikasi. Khvicha Kvaratskhelia sendiri tampil sebagai starter dalam keenam laga Georgia, bahkan tiga kali menjadi kapten. Ia juga menjadi top skor timnya dengan dua gol, tetapi tetap gagal meloloskan mereka.

Meski demikian, Kvaratskhelia makin sering tampil sebagai kapten Georgia sejak itu. Ia memimpin timnya pada laga persahabatan Maret 2026 kontra Israel dan Lithuania. Saat melawan Israel, Kvaratskhelia sukses mencetak brace ketiganya bagi timnas. Gol-golnya sempat membawa Georgia mengungguli Israel 2-0 dalam 1 jam pertama.

Georgia memang akhirnya gagal menang. Mereka kebobolan dua gol balasan hingga laga berakhir imbang 2-2. Meski demikian, brace Kvaratskhelia tetap berarti penting baginya. Ia menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 22 gol. Kvaratskhelia pun makin mendekati koleksi 26 gol milik Shota Arveladze, top skor sepanjang masa Timnas Georgia.

Dengan usia yang masih muda, karier Khvicha Kvaratskhelia bersama Timnas Georgia kemungkinan besar masih panjang. Kans Kvaratskhelia menjadi top skor sepanjang masa negaranya pun terbuka lebar. Plus, ia masih punya kesempatan meloloskan Georgia ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More