Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Gelandang Italia di Skuad AS Roma 2025/2026, Ada sang Kapten!

3 Gelandang Italia di Skuad AS Roma 2025/2026, Ada sang Kapten!
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Soumyojit Sinha)
Intinya Sih
  • AS Roma musim 2025/2026 memiliki tiga gelandang Italia utama: Bryan Cristante, Lorenzo Pellegrini, dan Niccolo Pisilli yang memperkuat lini tengah dalam upaya merebut tiket Liga Champions.
  • Bryan Cristante dipercaya sebagai kapten sekaligus gelandang bertahan utama dengan kontribusi stabil dalam menjaga keseimbangan permainan dan distribusi bola dari belakang ke depan.
  • Lorenzo Pellegrini berperan penting mengatur serangan sebagai gelandang serang, sementara Niccolo Pisilli menjadi pelapis muda beretos tinggi di posisi gelandang tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sebanyak delapan pemain berkebangsaan Italia menghuni skuad AS Roma 2025/2026 per 4 April 2026. Para pemain Gli Azzurri ini mendapat tugas untuk mendongkrak berbagai sektor, dengan tiga di antaranya beroperasi sebagai gelandang dalam skema taktik. Mereka tercatat menempati gelandang bertahan, gelandang tengah, dan gelandang serang. Selain itu, I Giallorossi turut memanaskan perebutan slot Liga Champions Eropa 2026/2027. Sebab, hingga pekan ke-30 Serie A Italia musim ini, klub asuhan Gian Piero Gasperini tersebut menduduki posisi keenam.

1. Bryan Cristante masih dipercaya menempati posisi gelandang bertahan utama

Pada Serie A 2025/2026, Bryan Cristante masih dipercaya menempati posisi gelandang bertahan utama AS Roma. Pemain yang kini berusia 31 tahun ini juga pernah dirotasi ke gelandang tengah dan gelandang serang. Kehadirannya dibutuhkan I Giallorossi untuk menyeimbangkan permainan dan membantu mengalirkan bola dari belakang ke depan. Selain itu, ia bisa mengantisipasi ancaman dan tidak ragu melakukan kontak fisik dengan lawan. Dirinya tercatat mencetak 2 gol dan 1 assist dari 29 pertandingan hingga pekan ke-30.

Cristante pertama kali memperkuat AS Roma dengan status pinjaman dari Atalanta pada musim panas 2018. Dirinya lantas dipermanenkan 30,6 juta euro (sekitar Rp602,2 miliar) pada musim panas 2019. Pemain kelahiran San Vito al Tagliamento ini bisa menempati beberapa peran di sektor tengah dan belakang. Ini membuatnya sering masuk starter. Seiring berjalannya waktu, dia dipercaya mengemban jabatan kapten karena mempunyai jiwa kepemimpinan. Sejak diperkenalkan ke Stadio Olimpico, ia mengumpulkan 21 gol dan 23 assist dari 356 pertandingan (26.907 menit) di berbagai kompetisi.

2. Niccolo Pisilli kalah bersaing dengan Manu Kone di posisi gelandang tengah

Niccolo Pisilli merupakan produk akademi AS Roma. Putra daerah asli Roma ini sudah menyuguhkan potensinya di berbagai jenjang umur. Ia tampil menjanjikan dengan menjalankan peran sebagai gelandang tengah. Kerja kerasnya berbuah hasil, dirinya dipromosikan ke skuad senior I Giallorossi pada musim panas 2024. Sepanjang 2024/2025, dia ternyata cukup sering memperoleh kesempatan starter. Sebab, dirinya mampu menambah opsi rotasi lini tengah klub ibu kota Italia tersebut.

Pisilli masih menjalankan peran pelapis dalam sistem permainan AS Roma pada Serie A 2025/2026. Pemain yang kini berusia 21 tahun ini kalah bersaing dengan Manu Kone di posisi gelandang tengah. Meski begitu, dia dibutuhkan untuk menambah kedalaman kekuatan karena mempunyai etos kerja tinggi sehingga rajin membantu pressing dan bisa memperlancar distribusi bola. Dirinya mencetak 1 gol dan 2 assist dari 17 pertandingan hingga pekan ke-30. Sejauh ini, ia merumput 70 kali dengan menyumbang 7 gol dan 3 assist bersama I Giallorossi.

3. Lorenzo Pellegrini mempunyai peran penting dalam mengatur serangan

Lorenzo Pellegrini kerap menghiasi starter sebagai gelandang serang AS Roma pada Serie A 2025/2026. Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut juga pernah dirotasi ke penyerang bayangan dan penyerang sayap kiri. Berkat kreativitas dan visi bermain, kehadirannya penting dalam mengatur serangan I Giallorossi. Selain itu, ia juga mempunyai etos kerja tinggi sehingga rajin bergerak demi membuka opsi umpan dan bisa menekan pergerakan awal. Tak selalu mulus, performanya sempat terhambat cedera hamstring. Hingga pekan ke-30, dirinya mengumpulkan 3 gol dan 2 assist dari 22 pertandingan.

AS Roma membayar US Sassuolo 10 juta euro (sekitar Rp196,2 miliar) demi mengamankan jasa Pellegrini pada musim panas 2017. Dirinya bukan wajah baru karena merupakan jebolan akademi I Giallorossi. Dia sosok versatile yang bisa menambah kedalaman kekuatan di lini tengah dan depan sehingga sering dipasang sejak menit awal. Selain itu, pemain kelahiran Roma tersebut sempat dipercaya mengemban jabatan kapten. Sejauh ini, ia mengoleksi 61 gol dan 63 assist dari 347 pertandingan (24.206 menit) di berbagai kompetisi.

Ketiga gelandang Italia di atas menghuni skuad AS Roma 2025/2026. Cristante dipilih menjadi kapten dan memiliki peran penting dalam menyeimbangkan permainan. Pellegrini bertindak sebagai pengatur serangan. Sementara, Pisilli menempati posisi gelandang tengah pelapis I Giallorossi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More