Bus Listrik Hadir, Siap Temani Perjalanan Persija Musim Depan

- Persija Jakarta memperkenalkan bus listrik Legacy SR3 Neo Panorama sebagai armada resmi baru, menjadikannya klub pertama di Indonesia yang menggunakan bus listrik untuk tim.
- Direktur Olahraga Bambang Pamungkas menegaskan pembelian bus listrik ini sebagai wujud komitmen Persija untuk terus berkembang dan mendukung aktivitas tim secara berkelanjutan.
- Bus listrik hasil kolaborasi Hyundai, Samudra Teknindo Hydraumatik, dan PT Laksana ini dirakit di Ungaran dengan desain modern serta teknologi ramah lingkungan untuk kebutuhan perjalanan tim.
Jakarta, IDN Times - Musim 2025/26 akan segera berakhir, dan Persija Jakarta kini mulai mengarahkan pandangan kee depan. Salah satunya, mereka mempersiapkan armada tempur baru berupa bus listrik.
Bus berlabel Legacy SR3 Neo Panorama listrik akan menjadi kendaraan spesial yang mengantarkan Rizky Ridho dan kawan-kawan. berjuang di musim baru. Bus ini diperkenalkan di JIExpo Kemayoran, Rabu (20/5/2026).
Pembelian Legacy SR3 Neo Panorama listrik itu membuat Persija menjadi klub pertama di Indonesia yang menggunakan bus listrik sebagai armada resmi tim. Hal ini jadi sebuah kemajuan tersendiri.
1. Bagian dari komitmen Persija untuk terus maju

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas alias Bepe, menyebut Persija memiliki komitmen untuk terus bergerak maju dan bertumbuh. Hadirnya bus listrik ini jadi bagian dari komitmen Persija itu.
"Pembelian armada bis baru dengan teknologi EV terbaik ini, menjadi salah satu bentuk komitmen Persija untuk terus tumbuh dan bergerak. Semoga bis ini dapat menunjang aktivitas tim," ujar Bepe dalam sambutannya.
2. Pemain Persija rasakan kenyamanan bus listrik ini

Pemain Persija, Paulo Ricardo, yang turut hadir dalam peluncuran bus baru Persija ini merasakan langsung kenyamanan dari bus tersebut. Dia juga senang, bus listrik ini ternyata ramah lingkungan.
"Bus listrik ini terasa sangat istimewa dan sangat nyaman. Sebuah bus yang tidak sekadar alat transportasi, tetapi juga cara Persija berjalan berdampingan dengan alam untuk saling menjaga,” kata Ricardo.
3. Hasil dari kolaborasi banyak pihak untuk Persija

Kehadiran bus baru Persija ini juga lahir dari kolaborasi banyak pihak. Hyundai menyediakan fondasinya. Sasis Hyundai Elec City 12 meter merupakan platform bus listrik yang telah terbukti beroperasi secara global.
Di Indonesia, sasis ini hadir dalam konfigurasi setir kanan yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia. Baterainya ditempatkan di atap, motor listriknya bekerja di poros roda belakang, dan jarak tempuh dalam sekali pengisian daya membuatnya layak untuk kebutuhan tim.
Samudra Teknindo Hydraumatik, sebagai distributor resmi Hyundai truk dan bus di Indonesia, memastikan sasis tersebut dapat sampai ke tangan karoseri lokal. PT Laksana Bus Manufaktur kemudian mengambil sasis tersebut dan membangun sebuah Legacy di atasnya.
Seluruh proses produksi berlangsung di fasilitas Laksana di Ungaran, Jawa Tengah. Kaca panoramik tunggal yang membentang lebar, garis samping yang bersih, hingga kabin yang lapang tetap dipertahankan.
Legacy SR3 Neo Panorama adalah bus listrik tidak berusaha tampil berbeda dari pendahulunya. Dia hadir setara, dan diharapkan dapat menemani Persija menuju prestasi di musim depan.



















