Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Legenda Prancis Heran Ancelotti Bawa Neymar ke Piala Dunia 2026

Legenda Prancis Heran Ancelotti Bawa Neymar ke Piala Dunia 2026
Penyerang Santos bernomor punggung 10, Neymar, memberi isyarat saat pertandingan fase grup Copa Sudamericana antara klub Argentina San Lorenzo dan klub Brasil Santos di Stadion Pedro Bidegain, Buenos Aires, pada 28 April 2026. (Foto: JUAN MABROMATA / AFP)
Intinya Sih
  • Christophe Dugarry mengkritik keras keputusan Carlo Ancelotti membawa Neymar ke Piala Dunia 2026, menyebutnya sebagai langkah yang tidak masuk akal.
  • Dugarry menilai pemanggilan Neymar menunjukkan penurunan standar Brasil dan lemahnya regenerasi pemain di skuad Selecao.
  • Skuad Brasil asuhan Ancelotti mencatat rekor baru sebagai tim tertua dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia dengan rata-rata usia hampir 30 tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Keputusan Carlo Ancelotti membawa Neymar Jr ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 ternyata menimbulkan banyak kritik. Salah satunya muncul dari legenda Prancis, Christophe Dugarry.

Kritik Dugarry yang heran Ancelotti membawa Neymar melontarkan kritik yang cukup pedas. Pria yang mengantarkan Prancis mengangkat trofi Piala Dunia 1998 itu menyebut pemanggilan Neymar bak sebuah lelucon konyol.

1. Anggap perayaan comeback Neymar itu palsu

Sebagian besar fans Brasil memang menyambut positif kembalinya Neymar. Namun, Dugarry justru merasa ada sesuatu yang janggal di baliknya. Ia juga melihat banyak umpatan di media sosial, yang memprediksikan nasib sang bintang di Piala Dunia nanti.

"Perayaan ini terasa tidak tulus. Saya justru melihat ada nada ejekan di balik pemanggilan Neymar. Mulai banyak komentar yang muncul seperti, ‘Dia pasti cedera sebelum turnamen dimulai’ atau ‘Berat badannya naik’. Menurut saya, Neymar perlahan dijadikan semacam bahan tontonan. Dan itu mengganggu saya. Sayangnya, Neymar juga ikut berkontribusi terhadap situasi tersebut," kata Dugarry kepada RMC Sport, dikutip dari Goal International.

2. Keputusan Ancelotti turunkan standar Brasil

Lebih jauh, Dugarry memandang keputusan Ancelotti memanggil Neymar yang kebugarannya sedang dipertanyakan ini seolah menurunkan standar Tim Samba. Hal tersebut menjadi bukti lemahnya Brasil soal regenerasi pemain.

"Saya rasa ini bukan ide yang bagus. Pemanggilan Neymar menunjukkan betapa merosotnya Brasil saat ini. Menganggap Neymar hanyalah pemain biasa adalah sebuah delusi. Saya tidak yakin pemain ini masih bisa memberikan kontribusi berarti untuk tim," ucap Brasil.

3. Brasil catat rekor, jadi skuad tertua

Memang, skuad yang dibawa Ancelotti ke Piala Dunia mencatat rekor baru, sebagai yang tertua dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia. Berdasarkan data O Globo, rata-rata usia ke-26 pemain Selecao mencapai 29 tahun, enam bulan, dan 29 hari.

Pada edisi sebelumnya di Qatar, 2022 lalu, rata-rata usia Tim Samba hanya 28,4 tahun. Peningkatan ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat ada 15 wajah lama dari skuad edisi tersebut yang kembali dipanggil.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More