Insiden MotoGP Catalunya 2026 Ingatkan Marini Akan Trauma Suzuka

- Luca Marini mengenang trauma kecelakaan Suzuka 2025 setelah melihat insiden parah Johann Zarco dan Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026.
- Marini menegaskan bahwa risiko tinggi adalah bagian tak terpisahkan dari dunia balap MotoGP, meski keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
- Ia mendorong para pembalap untuk lebih aktif dalam Komisi Keselamatan MotoGP agar suara mereka lebih berpengaruh terhadap peningkatan keamanan lintasan.
Jakarta, IDN Times - Pembalap Honda, Luca Marini, menyebut insiden yang terjadi di MotoGP Catalunya 2026 mengingatkannya pada trauma yang dia alami. Sosok asal Italia itu teringat akan dirinya di Suzuka.
Pada Mei 2025, Marini melakukan tes untuk Suzuka 8 Hours. Sialnya, dia mengalami kecelakaan hebat, yang mengakibatkan diriya terkena dislokasi pinggul, kerusakan ligamen lutut, serta patah tulang.
"Saya melihat kakinya (Johann Zarco), Anda dapat dengan jelas melihat apa yang terjadi, dan saya melihat diri saya sendiri di Suzuka setelah kecelakaan itu," ujar Marini, dilansir Motosan.
1. Doa teriring dari Marini untuk Zarco dan Marquez
Di Catalunya akhir pekan lalu, Johann Zarco dan Alex Marquez mengalami kecelakaan parah. Keduanya bahkan harus menjalani operasi buntut dari kecelakaan ini. Marini mendoakan mereka agar segera pulih.
"Saya mendoakan Zarco dan Márquez cepat pulih. Sekarang ketegangan balapan telah berakhir, saya merasa sangat buruk tentang ini. Untungnya, tidak seperti di Suzuka, operasi di sini dilakukan dengan segera," kata Marini.
2. Bukti besarnya risiko jadi pembalap MotoGP
Marini mengungkapkan, apa yang terjadi pada Zarco dan Marquez di Catalunya, mencerminkan tingginyaa risiko seorang pembalap MotoGP. Namun, dia juga sadar, balapan harus tetap ada seiring risiko besar tersebut.
"Itu bagian dari apa yang dituntut dari kami para pembalap MotoGP. Kami adalah pembalap terbaik di dunia, dan kami juga harus siap menghadapi hal ini (kecelakaan parah di lintasan)," ujar Marini.
3. Para pembalap harus aktif terlibat di Komisi Keselamatan
Lebih lanjut, Marini pun meminta agar kelak, para pembalap MotoGP terlibat lebih aktif dalam Komisi Keselamatan MotoGP. Dia melihat, saat ini para pembalap masih belum terlalu aktif di situ.
"Seringkali hanya ada tiga orang dari kami (di Komisi Keselamatan MotoGP). Jack (Miller) hadir, Franco, Martín, dan Bezzecchi juga hadir. Pecco (Bagnaia) adalah perwakilan kami dan, menurut saya, dialah orang yang tepat," ujar Marini.


















