Carragher Sebut MU Tak Akan Juara Premier League 2026/27

- Jamie Carragher menilai Manchester United tidak akan menjuarai Premier League 2026/27 meski tampil membaik dan finis ketiga pada musim 2025/26 di bawah Michael Carrick.
- Carragher menganggap Carrick belum memiliki aura serta kualitas manajer juara setara Pep Guardiola atau Juergen Klopp, meski mengakui pekerjaannya membawa MU ke papan atas.
- Setelah lolos ke Liga Champions, MU akan menjalani empat kompetisi musim depan; Carragher menilai keseimbangan tim perlu diprioritaskan sebelum memburu gelar liga.
Jakarta, IDN Times - Manchester United sudah tampil menjanjikan bersama Michael Carrick musim lalu. Namun, legenda Liverpool Jamie Carragher menyebut MU tak akan juara Premier League 2026/27.
Bersama Carrick, MU mengalami peningkatan performa musim lalu. Mereka sukses finis ketiga di klasemen akhir Premier League 2025/26, sehingga lolos ke Liga Champions musim ini.
Sontak tak heran ekspektasi fans terhadap MU agar bisa berprestasi musim ini cukup tinggi. Namun, bagi Carragher, 'Setan Merah' belum punya kapasitas untuk jadi juara liga musim depan.
1. Carrick belum punya kualitas juara
Carragher melihat, sebagai manajer, Carrick belum memiliki aura dan kualitas sebagai seorang juara. Dia masih belum sampai level manajer-manajer macam Pep Guardiola atau Juergen Klopp.
"Saya rasa Michael Carrick tidak memiliki daya tarik magis sebagai manajer untuk memenangkan Liga Champions atau Liga Premier," kata Carragher, dilansir Mirror.
2. Tetap mengakui Carrick melakukan pekerjaan dengan baik
Terlepas dari belum adanya aura juara, Carragher tetap mengakui Carrick sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Dia membawa MU menyeruak ke papan atas musim lalu.
"Carrick bisa menjalani musim yang baik dan membawa MU ke posisi di mana mereka kemudian bisa mendatangkan manajer peraih juara Liga Champions," ujar Carragher.
3. MU akan sibuk musim depan
Seiring keberhasilan finis di posisi tiga musim lalu, kesibukan MU musim depan akan bertambah. Mereka tak cuma bakal disibukkan oleh kompetisi domestik saja, tapi ada Liga Champions.
Itu berarti, MU akan mentas di empat ajang berbeda, yakni Premier League, Carabao Cup, Piala FA, dan Liga Champions. Alhasil, sebelum bicara soal memenangi gelar liga, keseimbangan tim lebih utama.



















