Carrick Amuk Wasit Usai Manchester United Gagal Menang

- Michael Carrick marah besar pada wasit Stuart Atwell setelah Manchester United ditahan imbang Bournemouth akibat keputusan penalti yang dianggap tidak adil.
- Carrick menilai dua insiden serupa di kotak penalti diputuskan berbeda, satu untuk Bournemouth dan satu diabaikan untuk MU, sehingga memengaruhi jalannya pertandingan.
- Meski kecewa karena kehilangan peluang menang, Carrick tetap lega timnya bisa bertahan dengan sepuluh pemain dan mengamankan satu poin dari laga tersebut.
Jakarta, IDN Times - Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, dibuat berang dengan keputusan wasit Stuart Atwell saat tim asuhannya ditahan AFC Bournemouth di Vitality Stadium, Sabtu (21/3/2026). Akibat tindakan Atwell, menurut Carrick, MU jadi gagal meraih kemenangan.
Kemarahan Carrick dipicu oleh keputusan Atwell yang tak memberikan penalti kepada MU beberapa detik sebelum Bournemouth mencetak gol penyeimbang lewat Ryan Christie di menit 67. Dalam proses pembangunan serangan balik, Adrien Truffert sempat menjatuhkan Amad Diallo di kotak penalti Bournemouth.
Tapi Atwell tak menunjuk titik putih, meski posisinya dekat dengan lokasi kejadian. Kemudian, video assistant referee juga tak memberikan rekomendasi terjadinya penalti. Hingga, serangan balik tercipta dan Bournemouth mencetak gol penyeimbang.
1. Ada dua kejadian, tapi keputusannya berbeda
Hal yang bikin Carrick makin kesal adalah ketika Harry Maguire menjatuhkan Evanilson di kotak terlarang. Insidennya serupa, tapi kali ini Atwell memberikan penalti kepada Bournemouth dan Maguire dapat kartu merah.
"Dia memberikan satu penalti, tapi tidak untuk yang lainnya. Saya bisa menyebutnya gila. Saya gak mengerti. Berpengaruh pada mental, luar biasa. Salah satu keputusannya pasti salah karena insidennya serupa, dua tangan menarik pemain!" kata Carrick, dilansir Daily Mirror.
2. Keputusan Atwell pengaruhi laga
Menurut Carrick, jalannya laga bisa berubah dan menguntungkan jika MU diberikan penalti saat Diallo jatuh. Atwell, bagi Carrick, telah melakukan kesalahan fatal dan memengaruhi hasil laga.
"Rasanya memang kedua insiden itu penalti dan menjadi momen besar dalam pertandingan. Tapi hasilnya kacau. Ada momen besar, lalu saya tak mengerti kenapa yang satu dikasih penalti, yang lainnya tidak. Ini gila!" ujar Carrick.
3. Rusak tempo MU, tapi akhirnya gak kalah
Gol Christie, diakui Carrick, memang menciptakan kekacauan di skuad MU karena secara mental sudah membuat tempo permainan jadi rusak. Meski begitu, Carrick tetap puas karena ketika main dengan 10 orang, Setan Merah bisa terhindar dari kekalahan.
"Pada akhirnya, di laga ini kami tak kalah dan bisa meraih poin. Namun, tetap saja kecewa karena gagal raih tiga poin," ujar eks gelandang MU itu.

















