Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Carrick PD MU Bisa Kembali ke Era Kejayaan Sir Alex Ferguson

3 min read
Carrick PD MU Bisa Kembali ke Era Kejayaan Sir Alex Ferguson
Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)
  • Michael Carrick menilai Manchester United masih punya peluang mengulang kesuksesan era Sir Alex Ferguson, tetapi prosesnya membutuhkan waktu.

  • Carrick menyebut pengaruh Ferguson terhadap perkembangan dirinya sangat besar dan hubungan mereka kini semakin dekat.

  • Kemenangan atas Roma menjadi titik awal, bukan pencapaian akhir, sehingga Manchester United perlu membuktikan konsistensi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Michael Carrick optimistis Manchester United bisa kembali pada kesuksesan era Sir Alex Ferguson. Bagi Carrick, itu bukan sesuatu yang mustahil.

Carrick mengingatkan, perlu waktu untuk membangun kembali kejayaan klub dan tidak bisa dilakukan secara instan.

Pernyataan tersebut disampaikan Carrick bertepatan dengan peringatan 40 tahun kedatangan Ferguson di Old Trafford.

  1. 1. Carrick PD kejayaan era Ferguson bisa terulang

    Manchester United
    ilustrasi fasad Old Trafford, kandang Manchester United (unsplash.com/Nat Callaghan)

    Ferguson meninggalkan warisan luar biasa selama 26 tahun menangani Manchester United. Pelatih asal Skotlandia itu mempersembahkan 38 trofi, termasuk 13 gelar Premier League dan dua gelar Liga Champions.

    Namun, sejak kepergiannya pada 2013, Manchester United belum mampu kembali bersaing secara konsisten untuk memperebutkan dua gelar bergengsi tersebut. Carrick menyadari tantangan untuk mengembalikan klub ke level tertinggi sangat besar. Namun, Carrick tidak menganggap kesuksesan era Ferguson mustahil dicapai.

    “Bukan sesuatu yang mustahil. Apa pun bisa terjadi. Anda harus membangun, harus realistis, dan juga melihat segala sesuatu dalam perspektif yang tepat. Melihat sejarah belakangan ini dan target yang ingin kami capai, semuanya tidak akan terjadi dalam semalam,” ujar Carrick mengutip Manchester Evening News.

  2. 2. Carrick ungkap hubungan spesial dengan Sir Alex Ferguson

    Logo Manchester United (Unsplash/Javid Naderi)
    Logo Manchester United (Unsplash/Javid Naderi)

    Bagi Carrick, peringatan 40 tahun kedatangan Ferguson menjadi momen yang layak dirayakan oleh seluruh keluarga besar Manchester United. Carrick juga mengungkapkan hubungannya dengan mantan manajer tersebut kini semakin dekat dibandingkan ketika masih menjadi pemain.

    “Ini jelas sesuatu yang layak dirayakan sebagai sebuah klub sepak bola. Sekarang saya mungkin lebih dekat dengannya dan lebih sering berbicara dengannya dibandingkan ketika masih bermain,” kata Carrick.

    Mantan gelandang Manchester United itu mengakui pengaruh Ferguson terhadap perkembangan dirinya sangat besar.

    “Sejak pertama kali saya datang ke sini, pengaruh yang dia berikan kepada saya sebagai individu sangat besar. Bukan selalu secara langsung, seperti terus berbicara atau memberikan nasihat. Secara pribadi, lebih kepada pengaruh yang dia berikan dan kebiasaan yang berusaha saya pelajari darinya,” jelasnya.

  3. 3. Kata Carrick soal dibandingkan dengan Ferguson

    Manchester United  by Unsplash
    Manchester United by Unsplash

    Nama Ferguson kembali menjadi perbincangan karena kisah penyelamatannya dari ancaman pemecatan pada 1990. Saat itu, gol Mark Robins dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Nottingham Forest membantu meredakan tekanan terhadap Ferguson, yang posisinya saat itu terancam.

    Situasi tersebut kemudian memunculkan perbandingan dengan Carrick setelah Manchester United meraih kemenangan dramatis atas Roma di Liga Champions pada tengah pekan. Hasil itu sekaligus mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan.

    Carrick menanggapi perbandingan tersebut dengan tertawa. Carrick menegaskan timnya belum mencapai apa pun dan harus menjadikannya sebagai titik awal untuk berkembang.

    “Belum ada yang selesai. Belum ada yang berhasil dicapai. Itu hanya satu momen yang harus kami manfaatkan untuk bergerak maju. Namun, kami tentu membutuhkan lebih banyak momen seperti itu,” kata Carrick.

    Dengan demikian, Carrick meminta Manchester United tidak cepat berpuas diri setelah kemenangan atas Roma. Baginya, kebangkitan klub harus dibuktikan melalui konsistensi, bukan hanya satu hasil besar.

Related Articles

See More