Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Misi Persija Kudeta Dewa United di Tahta Super League saat Lawan Persebaya

2 min read
Misi Persija Kudeta Dewa United di Tahta Super League saat Lawan Persebaya
Persija lawan Arema FC di Super League 2026/27. (Dok. Persija)
  • Persija memburu kemenangan atas Persebaya demi kembali ke puncak klasemen Super League 2026/27.

  • Dewa United unggul dua poin setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta, sementara Persija datang dengan hasil imbang melawan PSMS.

  • Witan Sulaeman menekankan fokus pada tim sendiri, sedangkan Shin Tae Yong mengingatkan ancaman kelelahan akibat jadwal padat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta tampak tak mau berlama-lama berada di bawah bayang-bayang Dewa United yang baru saja naik ke puncak klasemen Super League musim 2026/27. Dalam duel melawan Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026), Persija mengincar momen kebangkitan dan tiga poin demi bisa kembali berada di puncak klasemen.

Macan Kemayoran kehilangan kendali atas puncak klasemen setelah Dewa United menang atas PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 pada Jumat (7/11/2026). Hasil itu, membuat Dewa United kini unggul dua poin atas Persija.

Situasi ini juga berawal dari Dewa United yang sempat mengalahkan Persija di Banten International Stadium, pekan lalu, memangkas jaraknya menjadi satu poin.

  1. 1. Fokus ke tim sendiri

    7378a753-eb7b-45ee-b455-2fb73d0eb4c6.jpeg
    Persija lawan Arema FC di Super League 2026/27. (Dok. Persija)

    Winger Persija, Witan Sulaeman, menegaskan posisi di papan klasemen saat ini tak akan membuat timnya terganggu. Fokus Persija, ditegaskan Witan, saat ini adalah untuk mengantarkan Persija menang.

    "Ketimbang memikirkan tim lain, lebih baik fokus pada diri sendiri. Kami fokus untuk Persija, bagaimana caranya bisa menang di setiap pertandingan. Semua ditentukan oleh diri kami sendiri," ujar Witan, dalam konferensi pers jelang laga.

  2. 2. Modalnya kurang bagus

    Suasana pertandingan PSMS melawan Persija dalam ajang League Cup musim 2026/27, didokumentasikan Persija.
    PSMS lawan Persija di League Cup 2026/27. (Dok. Persija)

    Persija sebenarnya punya modal kurang bagus saat menjamu Persebaya. Ketika menghadapi PSMS di Stadion Teladan, tengah pekan lalu, dalam I.League Cup, mereka ditahan imbang dengan skor 1-1.

    Terkait hasil ini, Witan memiliki pandangannya. Bagi Witan, hal tersebut menjadi evaluasi besar untuk Persija agar bisa lebih baik dalam berlaga di kompetisi Super League.

    "Tentunya, sebagai pemain harus mengevaluasi diri, bagaimana performa saat melawan PSMS. Kami juga harus terus menjaga motivasi agar bisa selalu di atas, supaya selalu siap menghadapi pertandingan berikutnya," ujar Witan.

  3. 3. Waspada ancaman kelelahan

    Para pemain PSMS dan Persija bertanding dalam laga League Cup musim 2026/27 di sebuah lapangan sepak bola.
    PSMS lawan Persija di League Cup 2026/27. (Dok. Persija)

    Sementara itu, pelatih Persija, Shin Tae Yong, juga menyatakan ancaman kelelahan yang dialami Persija benar-benar nyata. Sebab, Persija harus bermain tiga kali dalam kurun waktu 13 hari.

    "Skuad yang kami bawa kemarin juga jarang bermain bersama. Lalu, setelah match selesai, kami harus pindah ke Medan, dan alhasil kondisinya tidak sepenuhnya baik," ujar Shin.

Related Articles

See More