Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cazorla Kembali Berlatih Bersama Arsenal Setelah 18 Bulan Absen

Cazorla Kembali Berlatih Bersama Arsenal Setelah 18 Bulan Absen
Twitter.com/Arsenal
Share Article

Gelandang Arsenal, Santi Cazorla akhirnya kembali berlatih bersama tim utama pada Sabtu (5/5/2018) waktu setempat. Latihan itu merupakan kehadirannya di lapangan hijau untuk pertama kalinya sejak didera cedera pada bulan Oktober 2016 silam, dilansir dari Sportskeeda.com. Artinya, Cazorla tidak menyentuh lapangan hijau selama 18 bulan lamanya.

Sebelumnya, pemain berusia 33 tahun itu telah menjalani banyak operasi tendon achilles kaki kanannya. Di saat yang bersamaan, Cazorla juga tertular infeksi yang berisiko kakinya diamputasi.

  1. 1. Membidik kesempatan bermain di sisa musim

    Twitter.com/Arsenal
    Twitter.com/Arsenal

    Cazorla kini telah sepenuhnya sembuh dan fokus pada peningkatkan kebugarannya. Pasalnya, dia berniat mengejar penampilan potensial dalam tiga pertandingan terakhir Arsenal di bawah Arsene Wenger.

    "Tujuannya adalah untuk bermain dalam beberapa kesempatan dengan tim sebelum musim berakhir, tetapi kami harus berhati-hati," kata Cazorla kepada AS.

  2. 2. Masa depan suram

    Arsenal.com
    Arsenal.com

    Sementara itu, nasib kontrak mantan pemain Real Villarreal dan Malaga bersama Arsenal itu masih gelap. Pasalnya, kontrak Cazorla di Emirates Stadium berakhir pada akhir musim. Di sisi lain, The Gunners belum menawarkan apapun.

    "Kita akan lihat, tetapi pada saat ini, tidak ada yang menawarkan saya apa pun di Arsenal."

  3. 3. Cedera paling parah

    Twitter.com/afcstuff
    Twitter.com/afcstuff

    Sebelumnya, manajer Arsenal Arsene Wenger menggambarkan cedera pergelangan kaki Santi Cazorla sebagai yang terburuk yang pernah dia lihat. Cazorla sendiri telah menjalani delapan operasi untuk mengatasi masalah cedera tendon achilles yang sudah berlangsung lama.

    "Ini adalah cedera terburuk," kata Wenger. "Ini dimulai dengan rasa sakit di Achilles dan telah berubah dari buruk menjadi lebih buruk."

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More