Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Clean Sheet Terakhir Zion Suzuki Bersama Parma di Serie A

5 Clean Sheet Terakhir Zion Suzuki Bersama Parma di Serie A
ilustrasi stadion sepak bola (unsplash.com/Bruce Barrow)
  • Zion Suzuki mencatat lima clean sheet bersama Parma di Serie A 2025/2026, mayoritas sebelum mengalami retak tangan, lalu resmi bergabung dengan Aston Villa pada musim panas 2026.
  • Clean sheet awalnya diraih saat melawan Cremonese, Genoa, dan Como; ia mencatat akurasi operan 74 persen kontra Cremonese serta menggagalkan penalti Maxwel Cornet pada menit ke-97.
  • Suzuki juga membantu Parma menang atas Udinese dan Pisa. Catatan lima clean sheet itu turut mengantar penjualannya senilai Rp521 miliar, salah satu transfer keluar termahal Parma.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Zion Suzuki resmi bergabung dengan Aston Villa pada bursa transfer musim panas 2026. Kiper asal Jepang tersebut memiliki statistik yang cukup bagus selama membela Parma. Ini terlihat dari catatan lima clean sheet terakhirnya di Serie A Italia. Mayoritas clean sheet itu dibukukan sebelum mengalami cedera retak tangan. Performa ini menunjukkan bahwa dirinya memiliki potensi yang menjanjikan.

  1. 1. Memiliki tingkat akurasi operan yang baik saat menghadapi Cremonese

    Zion Suzuki bermain selama 90 menit saat Parma bertandang ke markas US Cremonese pada pekan ke-4 Serie A 2025/2026. Ia tampil solid dengan membuat gawangnya tidak kebobolan. Namun, ia tidak mampu membantu timnya meraih kemenangan dan harus puas berbagi poin.

    Zion Suzuki mencatatkan 74 persen akurasi operan pada pertandingan tersebut. Ini lebih tinggi daripada kiper Cremonese, Emil Audero, yang hanya membukukan 67 persen akurasi operan. Menariknya, pertandingan itu menjadi duel seru antara dua kiper yang berasal dari negara di Asia.

  2. 2. Tampil baik dengan berhasil menggagalkan tendangan penalti pemain Genoa

    Zion Suzuki mencetak clean sheet keduanya saat Parma menghadapi Genoa pada pekan ke-7 Serie A 2025/2026. Ia saat itu keluar sebagai pahlawan karena berhasil menggagalkan upaya Maxwel Cornet menyarangkan gol melalui penalti. Ini krusial karena terjadi pada menit ke-97.

    Penyelamatan itu menghindarkan timnya dari kekalahan atas Genoa dan kembali membawa pulang satu poin. Kendati demikian, performa apik ini tidak terlihat secara keseluruhan pada statistik tim. Mereka bermain buruk tanpa dapat melakukan tembakan ke arah gawang lawan.

  3. 3. Kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi starter saat bertemu Como

    Zion Suzuki masih belum tergantikan sebagai kiper andalan Parma hingga pekan ke-8 Serie A 2025/2026. Ini terlihat dengan mendapat kepercayaan tampil selama 90 menit saat melawan Como. Penampilan bagusnya dibuktikan dengan tidak kebobolan pada pertandingan tersebut.

    Namun, hasil seri justru kembali memperlihatkan bahwa timnya sedang dalam performa yang menurun. Ini karena hanya meraih 1 kemenangan dari 7 pertandingan sebelumnya di Serie A 2025/2026. Ia baru kebobolan oleh Como pada pertemuan kedua saat di Giuseppe Sinigaglia.

  4. 4. Membantu menciptakan peluang saat Parma bermain di kandang Udinese

    Zion Suzuki berhasil membantu Parma mencuri kemenangan dari Udinese Calcio pada pekan ke-33 Serie A 2025/2026. Kemenangan itu tidak terlepas dari peran besarnya di bawah mistar gawang yang turut menciptakan peluang. Ia bahkan beberapa kali menggagalkan upaya lawan.

    Hasil pertandingan itu mengakhiri catatan buruk Parma atas Udinese. Sebelumnya, klub yang berbasis di Ennio Tardini tersebut tidak pernah menang sejak 18 Oktober 2020. Selain itu, hasil ini juga menginspirasi tim untuk kembali dapat memetik poin penuh pada pekan selanjutnya.

  5. 5. Mencatatkan clean sheet kelima saat menjajal kekuatan dari Pisa

    Zion Suzuki tidak kemasukan gol saat Parma menjamu tim promosi, Pisa SC, pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026. Tidak sekadar bermain, ia juga mengantarkan timnya menang di kandang sendiri. Ini merupakan clean sheet kelimanya selama membela I Crociati di Serie A musim itu.

    Di sisi lain, pertandingan itu menjadi pertemuan pertamanya dengan Pisa SC. Ia sebelumnya harus absen karena cedera saat kedua tim bentrok pada pekan ke-14 Serie A 2025/2026. Zion Suzuki usai pulih dari cedera kembali menunjukkan kualitasnya sebagai kiper andalan Parma.

    Zion Suzuki mencetak lima clean sheet di Serie A 2025/2026. Kendati lebih sedikit ketimbang musim sebelumnya, catatan ini membuat Parma menjualnya di harga mencapai Rp521 miliar. Ini membuatnya masuk daftar penjualan termahal sepanjang sejarah transfer Parma.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More