Skuad Dewa United jelang laga perempat final AFC Challenge League 2025/26. (Dok. Dewa United)
Sementara, pemain Dewa United Ricky Kambuaya mengaku sudah tak asing dengan suasana Manila, karena sudah beberapa kali main di sini. Termasuk, dia tak asing dengan stadion rumput sintetis ala Rizal Memorial.
"Soal bermain di Manila, saya sudah beberapa kali ke sini, tiga atau empat kali, dan saya pikir hal itu tidak asing bagi saya. Lalu, mereka juga memiliki banyak pemain dari Afrika. Namun, saya pikir Dewa United bisa mengatasinya," ujar Kambuaya.
Dewa United kini jadi satu-satunya wakil Indonesia di kompetisi Asia musim ini, usai Persib gugur di 16 besar AFC Champions League Two (ACL2) 2025/26. Bisakah mereka melaju jauh di AFC Challenge League 2025/26?