Jepang yang Masih Tak Terkalahkan, Tapi Kurang Puas di Piala Dunia 2026

- Jepang menahan imbang Belanda 2-2 di laga perdana Grup F Piala Dunia 2026, menunjukkan mentalitas kuat setelah dua kali tertinggal dan diselamatkan gol Daichi Kamada di menit akhir.
- Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Jepang sejak Oktober 2025 dengan delapan laga tanpa kalah, termasuk kemenangan atas Inggris, Skotlandia, Islandia, dan Brasil.
- Pelatih Hajime Moriyasu mengapresiasi semangat tim namun tetap belum puas karena merasa Jepang seharusnya bisa meraih kemenangan atas Belanda.
Jakarta, IDN Times - Timnas Jepang masih melanjutkan kejutannya hingga Piala Dunia 2026. Terbaru, Samurai Blue berhasil menahan imbang Belanda dalam laga perdana penyisihan Grup F di Dallas Stadium, Senin (15/6/2026) dini hari WIB, dengan skor 2-2.
Dalam duel ini, Jepang menunjukkan mentalitasnya yang luar biasa. Sebab, mereka sempat tertinggal dua kali dan gol penyelamat kekalahan diciptakan Jepang di menit-menit kritis lewat Daichi Kamada.
1. Tren positif sejak 2025 yang bertahan
Hasil imbang ini melanjutkan tren positif Jepang yang sudah bertahan sejak Oktober 2025. Mereka tak pernah kalah dalam delapan laga internasional yang sudah dijalani, dengan menorehkan enam kemenangan dan dua hasil imbang.
Kekalahan terakhir Jepang terjadi pada 9 September 2025, ketika melawan Amerika Serikat.
2. Susah dikalahkan tim Eropa
Tidak cuma itu, Jepang juga tak pernah lagi merasakan kekalahan saat melawan tim Eropa. Selama periode Maret sampai Mei 2026, mereka bahkan bisa menang atas Inggris, Skotlandia, dan Islandia.
Jepang juga sempat menang dengan skor 3-2 atas Brasil dalam laga uji coba pada Oktober 2025 lalu. Belanda pun jadi salah satu korban yang berhasil Jepang buat tergelincir di laga internasional.
3. Tetap ada rasa tidak puas
Meski sukses menahan imbang Belanda, Jepang tidak menunjukkan rasa puasnya. Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, merasa anak-anak asuhnya sebenarnya punya peluang untuk menang atas Belanda.
"Belanda sangat kuat. Kami sempat tertinggal. Namun, para pemain tetap solid, gigih, dan tidak pernah menyerah. Tentu saja kami tidak puas hanya mendapat satu poin karena imbang," ujar Moriyasu, dilansir BBC.


















