Di Balik Layar Pemecatan Slot dari Liverpool, Penuh Konflik dan Intrik

- Pemecatan Arne Slot dari Liverpool dipicu konflik internal, termasuk ketegangan antara pelatih dan beberapa pemain yang menolak instruksinya.
- Trent Alexander-Arnold dan Darwin Nunez bersitegang dengan Slot karena merasa tidak diberi kesempatan maksimal serta sering dikritik di media.
- Pertikaian terbesar terjadi dengan Mohamed Salah setelah ia dicadangkan, memicu dukungan besar dari suporter dan memperlihatkan perbedaan gaya kepemimpinan Slot dibanding Juergen Klopp.
Jakarta, IDN Times - Pemecatan Arne Slot dari kursi pelatih Liverpool masih menjadi pembahasan yang intens. Skenarionya ternyata lebih menegangkan daripada yang dikira publik.
Terjadi banyak konflik di internal Liverpool. Suasana tak saling sapa pemain ke Slot hingga terdiam dan enggan menerapkan instruksi, hanya menjadi puncaknya.
Sebelum itu terjadi, Slot sudah beberapa kali bersitegang dengan para pemain Liverpool, dengan setidaknya ada tiga yang mengalaminya. Siapa saja dan bagaimana itu bisa terjadi?
1. Diawali dengan hubungan TAA dan Nunez yang tak baik
Trent Alexander-Arnold dan Darwin Nunez ternyata lebih dulu bersitegang dengan Slot. Keduanya merasa tak cocok karena Slot, dilansir Daily Mirror, dianggap kurang mampu mengeksplorasi kemampuan keduanya.
Apalagi, Alexander-Arnold sering diganti Slot oleh Conor Bradley, membuatnya merasa tak senang. Sementara, Nunez sering dicadangkan hingga akhirnya merasa kesal. Terlebih, Slot selalu melontarkan kekesalannya kepada media terkait Nunez yang selalu buang peluang.
2. Puncaknya ada di Salah

Konflik paling besar adalah dengan Salah. Ketika pada akhirnya mencadangkan Salah karena dianggap tak memberikan performa terbaik, Slot langsung kena sentil.
Salah buka-bukaan tak senang dengan keputusan Slot yang menjadikannya bak "kambing hitam". Imbasnya, Salah malah dibekukan Slot dan membuat situasi makin runyam.
Suporter Liverpool berpihak ke Salah, karena jasa dan kontribusinya begitu besar. Pria Mesir itu juga sudah menjadi legenda di Anfield, hingga wajar saja dibela oleh suporter.
3. Slot dan Klopp punya posisi berbeda di Liverpool
Eks rekan setim Salah, Dejan Lovren, membongkar bagaimana sebenarnya situasi yang berkembang. Hubungan salah dengan Slot, dijelaskan Lovren, sangat berbeda dibandingkan Juergen Klopp.
Lovren mengakui jika hubungan Salah dengan Klopp tak selalu baik. Sempat ada ketegangan yang muncul antara Salah dengan Klopp.
Namun, ketegangan itu selalu mampu diatasi dengan cepat. Sebab hubungan Salah dan Klopp didasari oleh rasa saling menghormati. Sementara, hal itu tak muncul dalam hubungan Salah dengan Slot.
"Mereka tak baik hubungannya. Mari buat ini lebih sederhana. Dengan Klopp, hubungannya sangat baik. Tak selalu sempurna, tapi selalu paham dan mengenal satu sama lain. Mereka saling percaya, menghormati. Jadi, Salah mau memberikan segalanya di lapangan dan Klopp percaya padanya. Tapi, Slot tidak begitu. Simpel saja," ujar Lovren.
















