Dulu Nonton, Kini Hannan dan Cahya Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

- Rayhan Hannan dan Cahya Supriadi dulunya hanya penonton Piala AFF 2010, kini keduanya resmi membela Timnas Indonesia di ajang yang sama.
- Cahya mengenang masa kecilnya mengidolakan Markus Horison dan bermimpi memakai jersey Timnas, sementara Hannan terinspirasi dari momen-momen Piala AFF sebelumnya.
- Keduanya kini bertekad membawa Indonesia juara Piala AFF 2026 dengan semangat tinggi mengikuti roadmap dan arahan pelatih John Herdman.
Jakarta, IDN Times - Sebanyak dua pemain Timnas Indonesia, Rayhan Hannan dan Cahya Supriadi, memiliki kenangan manis soal Piala AFF. Mereka mengaku sempat menjadi penonton dan bermimpi bisa main di turnamen terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Pada 2010 lalu, Hannan dan Cahya hanya bocah yang memiliki mimpi untuk membela Timnas di Piala AFF. Tahun demi tahun berlalu, kini justru mereka berada di posisi berbeda.
1. Ingatan Cahya akan momen Piala AFF 2010

Bagi Cahya, Piala AFF 2010 jadi momen spesial. Ketika itu, dia mengidolakan Markus Horison sampa memiliki keinginan untuk membeli jersey Timnas yang bermotif polkadot. Sayang, keinginan itu tak sampai.
"Alhamdulillah, sekarang saya bisa memakai jersey Timnas Indonesia secara langsung. Dulu hanya bermimpi memilikinya, sekarang saya bisa mengenakannya," ujar Cahya dalam acara diskusi PSSI Pers di N Brand Experience, Jumat (3/7/2026).
2. Mimpi Hannan juga tercapai

Sementara itu, Hannan bercerita pernah punya mimpi jadi pemain Timnas. Momennya tak jauh beda dengan Cahya, yaitu ketika Piala AFF 2010. Dia dan adiknya bahkan punya jaket Timnas yang dipakai di ajang tersebut.
Dia juga mengingat Piala AFF 2016, ketika Andik Vermansah mencetak gol ke gawang Singapura di fase grup lewat tendangan melengkungnya dari jarak jauh. Bahkan pada 2022, dia masih menonton Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman mentas di Piala AFF.
"Saat itu saya berpikir, semoga suatu hari nanti saya bisa bermain bersama mereka. Alhamdulillah sekarang impian itu terwujud. Piala AFF menjadi salah satu turnamen yang membuat saya berani bermimpi lebih tinggi," ujar Hannan.
3. Siap bawa Indonesia juara Piala AFF

Sekarang, ada Piala AFF 2026 di depan mata. Cahya menyebut, semua pemain kini memiliki tekad yang sama, yaitu membawa Timnas menjadi juara.
"Kami bertekad untuk meraih gelar juara. Karena itu, kami akan menjalani seluruh program latihan yang sudah disiapkan oleh coach John (Herdman) dan berusaha melaksanakan setiap menu latihan dengan maksimal," tutur Cahya.
Sementara, Hannan mengungkapkan Herdman telah menanamkan target juara sejak merumuskan roadmap perjalanan tim. Baginya, hal tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain.
"Target Timnas Indonesia adalah menjadi juara Piala AFF, kemudian melanjutkannya di FIFA ASEAN Cup, dan selanjutnya mencapai target di Piala Asia. Roadmap tersebut secara memberikan motivasi yang lebih besar kepada seluruh pemain," ujar Hannan.
















