Dulunya Penjaga Gawang, Yerry Mina Jadi Bek Tangguh Kolombia

Timnas Kolombia telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Satu pahlawan yang berhasil meloloskan tim berjuluk Tricolor ini adalah Yerry Mina. Gol tunggal pemain berusia 23 tahun ini ke gawang Senegal membuat Kolombia menjadi pemuncak klasemen Grup H.
Gol tersebut merupakan gol yang kedua yang berhasil diciptakan Mina. Satu gol lainnya disumbangkan Mina saat Kolombia menang telak 3-0 atas Polandia. Selain itu dalam laga kontra Senegal, Mina juga terpilih sebagai man of the match.
Sejauh ini Mina telah mengemas dua gol untuk Kolombia. Padahal posisinya adalah seorang bek. Untuk lebih jauh mengenal sepak terjang Mina, berikut profil singkatnya.
1. Memulai karier sebagai penjaga gawang

Pada awal kariernya, Yerry Mina berposisi sebagai seorang penjaga gawang. Ia mengikuti jejak sang ayah dan pamannya yang merupakan penjaga gawang saat aktif sebagai pesepak bola profesional.
Namun, saat mengikuti trial bersama Deportivo Pasto, sang ayah menyarankan Mina untuk bermain di posisi lain. Ternyata setelah mengikuti latihan dalam beberapa bulan, bakat Mina sebagai pemain belakang sangat menonjol.
Ia kemudian bermain di posisi tersebut dan menjelma menjadi bek terbaik di dunia.
2. Pemain Kolombia pertama untuk Barcelona

Pada Januari 2018 lalu, Mina memutuskan untuk bergabung dengan raksasa Spanyol, Barcelona. Selama berseragam Blaugrana, Mina baru mnencatatkan lima pertandingan resmi di musim pertamanya.
Catatan tersebut membuat Mina menjadi pemain Kolombia pertama yang pernah bermain untuk Barcelona. Catatan menarik lainnya adalah Mina menjadi pemain ke-10 Kolombia yang berkarier di La Liga.
Dalam catatan Transfermrkt, Mina ternyata pemain tertinggi di Barcelona dengan tinggi badan mencapai 195 cm. Dengan tinggi badan terseut, Mina memiliki banyak keunggulan yang dibutuhkan seorang pemain belakang, yakni kuat saat duel-duel di udara.
3. Masih muda bergelimang piala

Baru berusia 23 tahun, tapi Mina memiliki segudang piala di lemari trofi pribadinya. Pemain kelahiran Guanchene ini total telah mengoleksi lima gelar juara. Di awal karirnya ia juara Copa Sundamericana dan Liga Kolombia bersama Independiente Santa Fe.
Setahun berikutnya mampu mengantarkan Palmeiras menjadi juara di Brasil. Dan yang terakhir menjadi jawara Liga Spanyol dan Copa Del Rey bersama Barcelona.
Memang musim lalu Mina belum menjadi pilihan utama Barcelona. Namun, jika penampilannya terus konsisten di Piala Dunia kali ini, bukan tak mungkin di musim depan ia akan tampil reguler di skuat utama Barcelona.

















