Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Erick Ultimatum Klub yang Gagal Jaga Suporter: Sanksi Pengurangan Poin
Menpora Erick Thohir saat memberikan keterangan di kantor Kemenpora, Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Tino).
  • Erick Thohir memberi ultimatum kepada I.League dan klub setelah terjadi penyerangan yang melibatkan kelompok suporter.

  • Klub yang gagal menjaga kondusivitas suporter terancam menerima sanksi pengurangan poin.

  • PSSI juga membuka kemungkinan intervensi dan larangan suporter tandang jika tidak ada kesepakatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir pekan lalu

Dua kelompok suporter terlibat penyerangan. Insiden pertama melibatkan oknum The Jakmania dan rombongan bus EPA Persib U-18.

Senin (12/10/2026) dini hari WIB

Rombongan Jakmania Cikampek dikabarkan menjadi korban penyerangan di Tol Palikanci KM 200 saat perjalanan pulang.

Selasa (13/10/2026)

Erick Thohir mengatakan akan memberi kesempatan kepada liga dan klub untuk bersepakat selama satu minggu.

satu minggu

I.League dan klub-klub mendapat tenggat untuk menyepakati langkah-langkah pencegahan kekerasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penyerangan melibatkan dua kelompok suporter, sehingga Erick Thohir memberikan ultimatum berupa kemungkinan sanksi pengurangan poin.
  • Who?
    Erick Thohir, PSSI, I.League, klub-klub, oknum The Jakmania, rombongan EPA Persib U-18, dan Jakmania Cikampek.
  • Where?
    Insiden terjadi di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, dan Tol Palikanci KM 200.
  • When?
    Penyerangan terjadi pada akhir pekan lalu dan Senin (12/10/2026) dini hari WIB. Pernyataan Erick disampaikan Selasa (13/10/2026).
  • Why?
    Erick meminta langkah pencegahan karena klub dan operator memegang tanggung jawab atas keselamatan serta kondusivitas suporter.
  • How?
    I.League dan klub-klub diberi kesempatan satu minggu untuk bersepakat. PSSI dapat melakukan intervensi, menerapkan pengurangan poin, atau melarang suporter tandang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Erick Thohir meminta liga dan klub membuat aturan agar suporter tidak menyerang orang lain. Ada dua rombongan suporter yang diserang. Erick memberi waktu satu minggu untuk membuat kesepakatan. Kalau klub tidak bisa menjaga suporternya, klub bisa dikurangi poinnya dan suporter tandang bisa dilarang lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Erick Thohir memberi ruang bagi I.League dan klub-klub untuk menyepakati langkah pencegahan kekerasan dalam satu minggu. Kesempatan ini menempatkan keselamatan suporter sebagai tanggung jawab bersama, sekaligus membuka jalan bagi aturan yang lebih tegas jika klub tidak mampu menjaga kondusivitas pendukungnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sepak bola Indonesia kembali dihantam kabar yang kurang sedap, menyusul penyerangan dua kelompok suporter pada akhir pekan lalu. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, langsung memberikan ultimatum sanksi pengurangan poin.

Insiden pertama melibatkan oknum The Jakmania yang menyerang rombongan bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah.

Tak lama berselang, rombongan Jakmania Cikampek dikabarkan menjadi korban penyerangan di Tol Palikanci KM 200 pada Senin (12/10/2026) dini hari WIB, saat dalam perjalanan pulang setelah mendukung Persija di markas PSIM Yogyakarta.

1. PSSI berpotensi intervensi

Potret kerusakan bus Jakmania Cikampek setelah mendapat serangan, Senin (12/10/2026). (Dok. Jakmania Cikampek).

Erick mendesak I.League selaku operator kompetisi bersama klub-klub untuk menyepakati langkah-langkah pencegahan kekerasan. Pria yang juga menjabat sebagai Menpora RI itu memberikan tenggat satu minggu.

"Ya, saya akan kasih kesempatan liga, klub untuk bersepakat satu minggu ini," kata Erick Thohir di kantor Kemenpora, Selasa (13/10/2026).

2. Sanksi pengurangan poin

Bus tim EPA U-18 Persib diserang di Batang. (Dok. Istimewa)

Erick menegaskan klub serta operator memegang tanggung jawab penuh atas keselamatan para suporter. Jika klub memang gagal menjaga kondusivitas suporternya, ancamannya adalah sanksi pengurangan poin.

"Dan saya akan mendorong klub-klub yang tidak bisa menjaga suporternya, pengurangan poin sekarang. Tapi saya kasih kesepakatan dulu, ya, cuma kita akan lakukan tindak tegas pastinya," ucap Erick.

3. Ancam larangan suporter tandang lagi

Seorang pria ditangkap karena terlibat perusakan bus Persib. (IDN Times/Dok Polres Batang)

Selain itu, Erick melontarkan ancaman untuk kembali melarang adanya suporter tim tandang di tribune. PSSI masih akan melihat kesepakatan dan komitmen dari I.League dan klub-klub.

"Kalau tidak ada kesepakatan, ya kami PSSI akan intervensi, ya jangan-jangan tidak ada lagi, ya suporter away lagi," ujar Erick.

Curated For You

Editorial Team

Related Article