Timur Tengah Gak Kondusif, PSSI Lirik 2 Opsi Lawan Timnas Indonesia

PSSI mencari alternatif lawan untuk Timnas Indonesia setelah rencana bertandang ke Yordania dipertimbangkan ulang akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Australia dan Korea Selatan disebut sebagai opsi yang memiliki jadwal mirip, sementara komunikasi dengan JFA masih berlangsung.
Timnas tetap mengarahkan rencana pada laga tandang untuk persiapan menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI Erick Thohir sedang mencari alternatif lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday periode November 2026. Ada dua opsi pengganti sedang dipertimbangkan.
Pasukan Garuda sebelumnya berencana bertandang ke Yordania. Namun, rencana itu dipertimbangkan ulang menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang terus meningkat.
"Kalau kondisinya ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain," kata Erick di kantor Kemenpora, Selasa (13/10/2026).
1. Masih jalin komunikasi dengan JFA

Menpora Erick Thohir saat memberikan keterangan di kantor Kemenpora, Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Tino). Meski mulai menyiapkan alternatif, PSSI masih menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) untuk memastikan situasi terkini. Erick menegaskan, keamanan pemain menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelanjutan rencana pertandingan tersebut.
"Kalau kondisinya ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain," ujar Erick.
2. Ada dua opsi pengganti

Timnas Indonesia vs Australia pada Piala Asia 2023 (pssi.org) Erick menyebut Australia dan Korea Selatan sebagai dua negara yang turut mempertimbangkan penyesuaian jadwal pertandingan pada periode yang sama. Situasi ini membuat pencarian lawan pengganti menjadi lebih kompleks, terlebih waktu persiapan hanya tersisa sekitar satu bulan.
"Saya dengar beberapa negara seperti Australia, Korea Selatan yang sudah punya jadwal yang mirip, mereka juga sedang mempertimbangkan. Nah, ini cukup kompleks pasti, apalagi dengan waktu yang tinggal satu bulan ini. Jadi enggak mudah, tapi ya keamanan saya rasa utama buat pemain kita, ya," ucap Erick.
3. Intinya, mau laga tandang

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di laga FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus) Pada dasarnya, Timnas berencana melakoni laga tandang pada FIFA Matchday periode November 2026. Atmosfer itu dibutuhkan sebagai modal mengarungi Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
"Pasti opsinya away karena memang dari coach John ingin mempersiapkan buat Asian Cup. Kenapa main di sana? Untuk mulai merasakan atmosfer, cuaca, dan lain-lainnya, seperti logistik, kelelahan travel kan itu mesti dicoba semuanya," kata Erick.




















