Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

FIFA Pantau Situasi Meksiko yang Mencekam Jelang Piala Dunia 2026

FIFA Pantau Situasi Meksiko yang Mencekam Jelang Piala Dunia 2026
Operasi penangkapan bos kartel narkoba jaringan Jalias, Nemesio Oseguera alias El Mencho, oleh aparat keamanan Meksiko (AFP / Ulises Ruiz)
Intinya Sih
  • FIFA tengah memantau situasi keamanan di Meksiko yang memanas akibat konflik antara kartel Jalisco New Generation dan aparat menjelang Piala Dunia 2026.
  • Kerusuhan terjadi di wilayah Jalisco, termasuk di sekitar akses menuju Estadio Akron yang dijadwalkan menjadi lokasi empat pertandingan penting turnamen tersebut.
  • FIFA belum mengambil keputusan soal status tuan rumah Meksiko dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan keamanan publik serta kelancaran persiapan event.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kondisi keamanan Meksiko dipertanyakan jelang Piala Dunia 2026. Meningkatnya ketegangan usai bos kartel jaringan Jalisco New Generation Cartel (CJNG), Nemesio Oseguera alias El Mencho, membuat kelangsungan pesta sepak bola dunia itu dipertanyakan.

Maklum, karena sejumlah jalan di Jalisco menjadi medan tempur antara kartel dan pasukan gabungan militer dan polisi pemerintah. Bahkan, salah satu jalan yang menjadi medan perang adalah akses menuju Estadio Akron.

Stadion ini merupakan salah satu yang paling sentral dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dengan menggelar empat laga, termasuk Spanyol versus Uruguay. Dengan fakta itu, keamanan peserta, suporter, hingga elemen lainnya pun menjadi pertanyaan besar.

FIFA buka suara atas situasi yang berkembang. Sampai saat ini, FIFA belum mengambil keputusan mengenai status Meksiko sebagai tuan rumah. Mereka masih dalam tahap memantau situasi dan berkomunikasi dengan otoritas setempat.

"Kami terus memonitor situasi di Jalisco dan berkomunikasi dengan otoritas setempat. Kami akan melanjutkan dengan tindakan dan arahan dari agensi pemerintah berbeda, memfokuskan pada keamanan publik serta mengutamakan normalisasi. Kami terus berkolaborasi dengan pemerintah federal, kota, serta otoritas lokal lainnya," begitu pernyataan juru bicara FIFA kepada IDN Times, Rabu (25/2/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More