Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Final Piala FA Terakhir Chelsea sebelum 2025/2026

5 Final Piala FA Terakhir Chelsea sebelum 2025/2026
ilustrasi logo Chelsea (unsplash.com/simonreza_)
Intinya Sih
  • Chelsea tampil konsisten menembus final Piala FA dalam beberapa musim terakhir, menghadapi lawan kuat seperti Arsenal, Manchester United, Leicester City, dan Liverpool.
  • Dari lima final terakhir sebelum 2025/2026, Chelsea hanya sekali meraih gelar juara yaitu pada musim 2017/2018 lewat kemenangan atas Manchester United.
  • Kekalahan berulang di partai puncak menunjukkan tantangan besar bagi The Blues meski tetap menjadi salah satu tim paling kompetitif di ajang Piala FA.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Chelsea menjadi salah satu klub yang mampu unjuk gigi di Piala FA. Sepanjang sejarahnya, klub berjuluk The Blues ini telah mengoleksi delapan trofi dan berkali-kali menembus partai puncak. Baru-baru ini, mereka kembali mencapai final Piala FA 2025/2026. Namun, perjalanan mereka di final tidak selalu berakhir dengan pesta kemenangan. Berikut lima laga final Piala FA terakhir Chelsea sebelum 2025/2026.

1. Chelsea harus mengakui keunggulan Arsenal di final Piala FA 2016/2017

Arsenal berhasil keluar sebagai juara dalam laga final Piala FA 2016/2017 setelah menumbangkan sesama tim asal London, Chelsea. Arsenal unggul cepat melalui gol Alexis Sanchez pada menit ke-4. Chelsea berusaha bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Diego Costa. Namun, kegembiraan The Blues hanya bertahan singkat karena Aaron Ramsey mencetak gol kemenangan lewat sundulan hanya 3 menit berselang.

Melalui kemenangan tipis 2-1 tersebut, Arsenal mengukuhkan posisinya sebagai pemegang rekor juara Piala FA terbanyak dengan koleksi 13 trofi. Hasil ini juga menjadi kado perpisahan yang manis bagi Arsene Wenger sebagai manajer. Bagi Chelsea, kekalahan ini menggagalkan ambisi mereka untuk mengawinkan trofi English Premier League (EPL) dengan Piala FA pada musim yang sama.

2. Chelsea menjadi juara Piala FA 2017/2018 setelah menekuk Manchester United

Laga pamungkas Piala FA 2017/2018 menyajikan pertarungan sengit yang mempertemukan dua raksasa Inggris, Chelsea dan Manchester United. Chelsea berhasil keluar sebagai juara setelah memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal Eden Hazard. Gol tersebut tercipta pada menit ke-22 lewat titik putih setelah Hazard dilanggar oleh Phil Jones di dalam kotak penalti. Manchester United berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Namun, pertahanan yang diterapkan skuad asuhan Antonio Conte gagal ditembus hingga laga berakhir.

The Blues sukses mengamankan gelar Piala FA kedelapan mereka yang juga menjadi persembahan trofi terakhir dari Antonio Conte sebelum meninggalkan klub. Trofi tersebut merupakan satu-satunya pencapaian Chelsea pada 2017/2018 setelah mereka gagal finis di posisi empat besar klasemen Premier League. Selain itu, hasil ini merupakan kekalahan pertama Jose Mourinho dalam final piala domestik di Inggris selama berkarier sebagai manajer.

3. Chelsea kembali ditaklukkan Arsenal di final Piala FA 2019/2020

Final Piala FA 2019/2020 kembali menghadirkan pertandingan antara Arsenal melawan Chelsea. Chelsea sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Christian Pulisic pada menit kelima setelah menerima umpan dari Olivier Giroud. Namun, Arsenal berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Pierre-Emerick Aubameyang sebelum babak pertama berakhir. Penalti tersebut diberikan setelah kapten The Gunners itu dijatuhkan oleh Cesar Azpilicueta di dalam kotak terlarang.

Memasuki babak kedua, Aubameyang keluar sebagai pahlawan dengan mencetak gol melalui sontekan kaki kiri yang melewati hadangan Willy Caballero. Kondisi Chelsea semakin memburuk setelah Mateo Kovacic menerima kartu kuning kedua yang memaksa mereka bermain dengan sepuluh orang. Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan. Pencapaian ini menandai kesuksesan Mikel Arteta mempersembahkan trofi pertamanya untuk Arsenal sebagai pelatih.

4. Gol tunggal Youri Tielemans membawa Leicester City juara Piala FA 2020/2021

Pertandingan final Piala FA  2020/2021 mempertemukan Leicester City dan Chelsea. Laga tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan The Foxes. Gol tunggal Leicester City diciptakan oleh Youri Tielemans melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-63. 

Leicester City harus berjuang keras menahan gempuran serangan Chelsea demi menjaga keunggulan mereka. Penampilan gemilang Kasper Schmeichel di bawah mistar gawang mampu menggagalkan sejumlah peluang emas yang dimiliki oleh para pemain The Blues. Setelah menunggu selama 137 tahun, Leicester City akhirnya sukses mengamankan gelar juara Piala FA mereka melalui kemenangan ini.

5. Chelsea kalah adu penalti dari Liverpool di final Piala FA 2021/2022

Stadion Wembley menjadi saksi pertemuan sengit antara Chelsea dan Liverpool yang saling bentrok demi memperebutkan trofi Piala FA 2021/2022. Kedua tim bermain dengan intensitas tinggi sepanjang 120 menit. Sayangnya, tidak ada gol yang tercipta hingga babak tambahan berakhir. 

Liverpool tampil dominan sepanjang laga. Sementara itu, Chelsea beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik. Ketangguhan lini pertahanan kedua tim memaksa pertandingan harus ditentukan melalui drama adu penalti. Dalam babak adu penalti, Liverpool akhirnya keluar sebagai juara dengan keunggulan skor 6-5. Kostas Tsimikas menjadi penentu kemenangan The Reds sesaat setelah eksekusi penalti Mason Mount berhasil digagalkan oleh Alisson Becker.

Itulah lima pertandingan terakhir Chelsea di final Piala FA. Meski hasil akhir tidak selalu berpihak kepada The Blues, konsistensi mereka mencapai partai puncak tetap menjadi sebuah pencapaian. Menarik untuk menantikan performa Chelsea saat berhadapan dengan Manchester City di final Piala FA 2025/2026 nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More