Jakarta, IDN Times - Duel Finalissima antara Argentina versus Spanyol yang seharusnya digelar pada 27 Maret 2026 akhirnya batal digelar. Keputusan ini diambil akibat situasi keamanan yang belum reda menyusul perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel.
Seharusnya, laga yang mempertemukan juara Euro 2024 dengan Copa America 2024 ini digelar di Qatar. Namun, Qatar menjadi salah satu wilayah yang rawan usai sempat diserang Iran karena ada pangkalan militer Amerika Serikat di sana.
UEFA sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk otoritas keamanan setempat hingga Argentina dan Spanyol. Hasilnya, tak ada jaminan hingga masih adanya kekhawatiran akan situasi keamanan di Timur Tengah.
"Setelah berdiskusi, UEFA dengan penyelenggara di Qatar, diumumkan setelah mempertimbangkan situasi politik regional, Finalissima antara juara Euro 2024 dan Copa America 2024 yang seharusnya digelar pada 27 Maret 2026, tak bisa digelar," begitu pernyataan resmi UEFA.
UEFA sebenarnya hendak memindahkan venue ke Santiago Bernabeu, dengan tanggal yang sama. Proporsi suporter dibagi ke skema 50-50. Namun, Argentina menolaknya.
Kemudian, ada juga wacana menggelar Finalissima dalam dua leg, dengan satu pertandingan lainnya digelar di Buenos Aires dan harus selesai sebelum Euro serta Copa America 2028. Skema suporter juga sama, 50-50. Lagi-lagi, opsi ini digelar.
UEFA juga berusaha mencari venue netral dengan tanggal yang sama. Ada pula alternatif tanggal jadi 30 Maret 2026. Tapi, proposal ini akhirnya ditolak.
"Hasilnya, UEFA dengan menyesal, Finalissima edisi kali ini harus dibatalkan," tulis UEFA.
