Upaya Tumbuhkan Minat Sepak Bola Putri Dari Ujung Jakarta Utara

Djarum Foundation menggelar Festival SenengSoccer dalam MLSC Jakarta Jaya Seri 1 2026/27 untuk menumbuhkan minat sepak bola putri sejak usia dini.
Sebanyak 68 siswi dari 12 SD dan MI mengikuti kegiatan yang juga membantu sekolah mengenali bakat serta potensi pemain putri.
Peserta berlatih teknik dasar melalui tantangan dribbling, passing, kontrol, duel satu lawan satu, lemparan ke dalam, tembakan, penalti, dan sprint.
Jakarta, IDN Times - Minat sepak bola putri adalah sesuatu yang harus terus ditumbuhkan. Di tengah prestasi ciamik Timnas Putri Indonesia U-17, perkara minat ini masih jadi fokus dari Djarum Foundation.
Upaya menumbuhkan minat ini dilakukan lewat Festival SenengSoccer, yang merupakan bagian dari MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Jaya Seri 1 2026/27. Sebanyak 68 siswi dari 12 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ikut ajang ini.
1. Sepak bola menarik juga bagi putri

Festival SenengSoccer, upaya tumbuhkan minat sepak bola putri sejak dini. (Dok. Megapro) Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna, Festival Senengsoccer menjadi langkah awal untuk mengasah bakat dan menumbuhkan kecintaan para peserta terhadap sepak bola putri.
Menurut Chandra, Festival SenengSoccer tidak hanya menjadi ajang bagi para siswi untuk mengenal sepak bola, tetapi juga membuka kesempatan bagi sekolah untuk mengidentifikasi potensi pemain sejak usia dini.
“Kami ingin Festival SenengSoccer menjadi pintu masuk bagi para siswi untuk mengenal dan menikmati sepak bola sejak dini. Melalui berbagai aktivitas di lapangan, mereka bisa belajar keterampilan dasar sekaligus menunjukkan minat dan potensi yang dimiliki,” ujar Chandra dalam keterangannya.
2. Para peserta dapat banyak pelajaran

Festival SenengSoccer, upaya tumbuhkan minat sepak bola putri sejak dini. (Dok. Megapro) Salah satu peserta ajang ini, Naufalyn Fikria Rabbani, menyebut Festival SenengSoccer memberinya kesempatan untuk mempelajari berbagai teknik dasar sepak bola, menambah pengalaman, sekaligus mengasah keterampilannya dalam mengolah bola.
"Saya belajar banyak lewat SenengSoccer ini, misalnya dari mengoper bola, menggiring bola, dan menendang ke gawang. Saya ingin terus berlatih supaya bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat,” ucap Naufalyn.
3. Apa saja yang ada di festival ini?

Festival SenengSoccer, upaya tumbuhkan minat sepak bola putri sejak dini. (Dok. Megapro) Festival SenengSoccer menguji sejumlah ketangkasan peserta dengan melewati beberapa rintangan seperti dribbling, passing & control, 1on1, throw-in, shoot on target, hingga penalty shoot.
Saat aba-aba diberikan, peserta berlari zig-zag melewati rintangan, kemudian dilanjutkan peserta melakukan lemparan ke dalam dengan mengarahkan bola pada sasaran. Pada tahap berikutnya, peserta menggiring bola melewati lintasan berkelok sebelum melepaskan tendangan ke gawang.
Tantangan Festival SenengSoccer berlanjut dengan melompat menggunakan kedua kaki secara bersamaan melewati rintangan, lalu melakukan tembakan hingga bola bersarang di gawang. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian, peserta harus berlari sprint menuju tombol penghenti timer.






















