Sebanyak lima pemain yang mengembangkan potensi bersama klub Serie A Italia diberikan kesempatan oleh Rudi Garcia untuk membela Belgia di Piala Dunia 2026. Tiga di antaranya ternyata mempunyai posisi asli sebagai gelandang. Mereka tercatat berseragam AC Milan, Napoli, serta Atalanta selama 2025/2026. Namun, terdapat beberapa gelandang yang harus dirotasi ke penyerang karena kebutuhan taktik De Rode Duivels.
3 Gelandang Klub Serie A yang Bela Belgia di Piala Dunia 2026

1. Kevin De Bruyne diplot sebagai gelandang serang utama Belgia
Setelah 10 tahun berseragam Manchester City, Kevin De Bruyne dilepas gratis ke Napoli pada musim panas 2025. Pemain kelahiran Drongen ini ternyata cepat adaptasi sehingga sering dimainkan oleh Antonio Conte sejak menit awal pada Serie A 2025/2026. Dia bisa menempati posisi gelandang serang atau gelandang tengah. Dirinya memiliki visi bermain luar biasa dan kreativitas untuk membuat peluang. Selain itu, kehadirannya membantu menjaga tempo permainan. Sayangnya, ia berkutat dengan cedera hamstring sehingga harus absen panjang.
Usai sembuh, De Bruyne kembali menambah kedalaman kekuatan di posisi gelandang serang Napoli. Pemain bertinggi 181 cm ini tercatat tampil dalam 18 pertandingan (1.169 menit) dengan menyumbang 5 gol dan 2 assist. Di berbagai kompetisi, mengumpulkan 5 gol dan 4 assist dari 21 pertandingan bersama Il Partenopei.
Meski tidak merumput reguler, Garcia tetap memberikan kesempatan kepada De Bruyne untuk mewakili Belgia di Piala Dunia 2026. Dirinya dibutuhkan karena memiliki segudang pengalaman dalam mengatur serangan De Rode Duivels. Pemain yang kini berusia 35 tahun tersebut selalu diplot sebagai gelandang serang utama dalam 3 pertandingan (245 menit) dengan membuat 1 gol di Grup G. Sejak menjalani debut pada Agustus 2010, dia mencetak 38 gol dan 53 assist dari 122 caps.
2. Charles De Ketelaere dirotasi Rudi Garcia ke posisi penyerang tengah Belgia
Melakoni musim ketiga memperkuat Atalanta, Charles De Ketelaere memperoleh menit bermain karena masih sering dipasang sebagai gelandang serang utama pada Serie A 2025/2026. Dia juga sempat beberapa kali dirotasi ke penyerang sayap kanan atau penyerang tengah. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini menggabungkan visi bermain dan keterampilan dribel untuk menciptakan peluang. Selain itu, dirinya mau turun membantu membangun serangan serta rajin bergerak membuka ruang di pertahanan lawan.
Tak selalu mulus, De Ketelaere sempat mengalami cedera meniskus sehingga harus absen beberapa pertandingan. Dia dipasang dalam 31 pertandingan (2.190 menit) dengan mengukir 3 gol dan 5 assist. Di berbagai ajang, menghasilkan 5 gol dan 7 assist dari 42 pertandingan bersama Atalanta.
De Ketelaere sendiri kemudian dipanggil untuk berseragam Belgia di Piala Dunia 2026. Garcia ternyata merotasi pemain kelahiran Brugge ini ke posisi penyerang tengah. Dirinya tercatat diturunkan dalam dua pertandingan (151 menit) di Grup G. Sejauh ini, ia mengukir 6 gol dan 3 assist dari 32 caps bersama De Rode Duivels.
3. Alexis Saelemaekers diplot sebagai penyerang sayap kanan Belgia
Setelah merampungkan masa peminjaman bersama AS Roma, Alexis Saelemaekers kembali berseragam AC Milan saat musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 27 tahun tersebut sering beroperasi sebagai gelandang kanan utama pada Serie A 2025/2026. Dirinya juga sempat menempati posisi gelandang serang, penyerang sayap kanan, serta penyerang tengah. Ini membuatnya bisa mengoleksi menit bermain.
Saelemaekers sendiri dibutuhkan karena mempunyai etos kerja tinggi sehingga rajin bergerak untuk membantu membangun serangan dan membuka ruang. Keterampilan menggiring bola juga menjadi senjata untuk menciptakan peluang. Saat fase bertahan, dia bisa melakukan pressing dan memutus jalur umpan lawan. Gelandang asal Berchem-Sainte-Agathe tersebut tampil dalam 35 pertandingan (2.802 menit) dengan mencetak 3 gol dan 4 assist. Di berbagai ajang, merumput 39 kali dengan menorehkan 3 gol dan 5 assist bersama I Rossoneri.
Kerja kerasnya berbuah hasil, Saelemaekers menghiasi skuad Belgia di Piala Dunia 2026. Dia ternyata diplot sebagai penyerang sayap kanan. Di Grup G, dirinya tampil dalam dua pertandingan (76 menit) dengan mengemas 1 gol. Sejauh ini, pemain bertinggi 180 cm ini mencatatkan 3 gol dan 6 assist dari 26 caps.
Meski tidak muda lagi, De Bruyne masih dipercaya sebagai gelandang serang utama. Sementara, De Ketelaere dirotasi ke penyerang tengah dan Saelemaekers diplot mengisi penyerang sayap kanan. Mampukah mereka mengawal Belgia melangkah jauh di Piala Dunia 2026?