Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Pelatih dengan Koleksi 3 Trofi UEFA Super Cup per 2026

3 Pelatih dengan Koleksi 3 Trofi UEFA Super Cup per 2026
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/Victoria Prymak)
  • Luis Enrique membawa PSG menjuarai UEFA Super Cup 2026 setelah menang 2-1 atas Aston Villa, sekaligus mengoleksi trofi ketiganya setelah sukses bersama Barcelona dan PSG.
  • Pep Guardiola mengumpulkan empat UEFA Super Cup bersama Barcelona, Bayern Muenchen, dan Manchester City sebelum meninggalkan Manchester City untuk hiatus pada 2026.
  • Carlo Ancelotti memegang rekor lima UEFA Super Cup, dengan dua gelar bersama AC Milan dan tiga bersama Real Madrid; ia kini menangani Timnas Brasil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Luis Enrique berhasil membawa Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai UEFA Super Cup 2026 usai mengalahkan Aston Villa 2-1. Bagi Enrique, ini merupakan kemenangan ketiganya di ajang yang mulai digelar pada 1974 tersebut. Pria asal Spanyol itu kini tercatat sebagai pelatih ketiga yang mampu mengoleksi tiga trofi UEFA super Cup.

  1. 1. Luis Enrique menjuarai UEFA Super Cup bersama Barcelona sebelum 2 kali bersama PSG

    Luis Enrique memimpin Paris Saint-Germain melakoni UEFA Super Cup 2026 melawan Aston Villa di Red Bull Arena Salzburg, Austria, pada Rabu (12/8/2026). Mereka menang 2-1 berkat gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit 20 dan Desire Doue pada menit 61. PSG sebetulnya sempat tertekan setelah Villa menyamakan kedudukan lewat Brian Madjo pada menit 45. Namun, Enrique langsung bereaksi pada awal babak kedua dengan menarik keluar Maghnes Akliouche dan memainkan Ousmane Dembele. Hasilnya, Dembele tercatat sebagai pembuat asis untuk gol kemenangan mereka.

    Setahun sebelumnya, kecerdikan taktik Enrique juga menjadi salah satu faktor kemenangan atas Tottenham Hotspur. Mereka tertinggal 0-2 akibat gol Micky van de Ven pada menit 39 dan Cristian Romero pada menit 48. PSG lantas menyamakan kedudukan lewat Lee Kang In pada menit 85 dan Goncalo Ramos pada menit 90+4. Kang In dan Ramos merupakan pemain pengganti. PSG pada akhirnya menang melalui adu penalti. Sementara itu, Enrique meraih trofi UEFA Super Cup pertamanya bersama Barcelona pada 2015. Mereka mengalahkan Sevilla 5-4 via babak tambahan.

  2. 2. Pep Guardiola sudah empat kali menjuarai UEFA Super Cup

    Pep Guardiola sudah mengoleksi empat trofi UEFA Super Cup sebelum memutuskan untuk hiatus dari dunia kepelatihan dengan meninggalkan Manchester City pada 2026 ini. Pria asal Spanyol tersebut meraihnya untuk pertama kali pada 2009. Pep memimpin Barcelona menang 1-0 atas Shakhtar Donetsk berkat gol tunggal Pedro pada menit 115. Dua tahun berselang, mereka menaklukkan FC Porto dengan skor 2-0 melalui gol Lionel Messi pada menit 39 dan Cesc Fabregas pada menit 88.

    Pep juga harus menunggu satu edisi sebelum meraih trofi UEFA Super Cup ketiganya. Namun, pada 2013, ia merasakannya bersama Bayern Muenchen. Mereka mengalahkan Chelsea lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2. Bayern comeback dua kali melalui gol Franck Ribery pada menit 47 dan Javi Martinez pada menit 120+1. Pep lantas menjadi juara UEFA Super Cup untuk keempat kalinya bersama Manchester City pada 2023. Ia pun mendapatkannya via babak tos-tosan. Mereka menang atas Sevilla usai imbang 1-1.

  3. 3. Carlo Ancelotti sudah mengoleksi lima trofi UEFA Super Cup

    Carlo Ancelotti merupakan pelatih dengan koleksi trofi UEFA Super Cup terbanyak. Juru taktik asal Italia ini sudah menjadi juara hingga lima kali. Ancelotti mendapatkan dua gelar pertamanya bersama AC Milan. Ia memulainya pada 2003. Mereka menang atas Porto berkat gol tunggal Andriy Shevchenko pada menit 10. Ancelotti dan Milan kembali memenangkan UEFA Super Cup pada 2007 usai menaklukkan Sevilla 3-1. Mereka sebetulnya tertinggal dulu oleh gol Renato pada menit 14. Milan lantas membalikkan keadaan melalui gol Filippo Inzaghi pada menit 55, Marek Jankulosvki pada menit 62, dan Ricardo Kaka pada menit 87.

    Setelah itu, Ancelotti mengumpulkan tiga trofi UEFA Super Cup bersama Real Madrid. Ia kembali berhadapan dengan Sevilla pada 2014. Kali ini, Ancelotti sukses membawa timnya menang 2-0 berkat brace Cristiano Ronaldo pada menit 30 dan 49. Ancelotti kemudian meraih dua trofi selanjutnya pada periode keduanya menukangi Real Madrid. Mereka memenangkan edisi 2022 usai mengalahkan Eintracht Frankfurt 2-0 via gol David Alaba pada menit 37 dan Karim Benzema pada menit 65. Ancelotti dan Madrid lantas membekuk Atalanta 2-0 pada 2024 lewat gol Federico Valverde pada menit 59 dan Vinicius Junior pada menit 68.

    Di antara tiga nama di atas, hanya Luis Enrique yang berpotensi untuk menambah koleksinya pada tahun depan. Itu karena Carlo Ancelotti yang sedang menukangi Timnas Brasil dan Pep Guardiola tengah rehat melatih. Namun, Enrique tentu harus terlebih dahulu membawa Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions Eropa 2026/2027. Mampukah ia melakukannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More