5 Gol Luis Suarez untuk Sporting CP di Liga Champions 2025/2026

- Sporting CP tersingkir di perempat final Liga Champions 2025/2026 setelah kalah agregat dari Arsenal meski tampil solid di leg kedua.
- Luis Suarez tampil menonjol dengan torehan 5 gol dan 2 assist dari 12 laga, menjadi ujung tombak utama Sporting CP sepanjang kompetisi.
- Gol-gol penting Suarez hadir melawan Napoli, Club Brugge, PSG, dan Bodo/Glimt, menunjukkan kontribusinya dalam momen krusial perjalanan tim.
Sporting CP resmi tersingkir dari Liga Champions Eropa 2025/2026. Langkah klub asal Portugal itu dihentikan Arsenal di perempat final. Usai kalah 0-1 saat tampil di markas sendiri pada leg pertama, Leoes bermain imbang tanpa gol di Emirates Stadium pada pertemuan kedua, Kamis (16/4/2026).
Di balik kegagalan Sporting CP untuk melangkah lebih jauh, ada satu pemain yang menunjukkan performa yang ciamik. Sosok yang dimaksud ialah Luis Suarez, striker berusia 28 tahun asal Kolombia. Ia menjadi ujung tombak utama Leoes hingga mampu mencetak 5 gol dan 2 assist dari total 12 penampilan.
1. Gol pertama Luis Suarez bersarang di gawang Napoli
Luis Suarez tak menyumbang gol ketika Sporting CP membuka kiprah mereka di Liga Champions 2025/2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Kairat Almaty. Ia baru mencetak gol pertama pada matchday kedua, saat Leoes datang ke markas Napoli. Sayangnya, kontribusi suarez tak berbuah poin.
Dalam duel pada 1 Oktober 2025 tersebut, Suarez baru diturunkan pada awal babak kedua, saat Sporting CP tertinggal 0-1 oleh gol Rasmus Hojlund pada babak pertama. Pergantian pemain ini terbukti tepat dengan Suarez mencetak gol penyama kedudukan pada menit 62. Ia melakukannya dengan eksekusi meyakinkan dari titik penalti. Sayangnya, peluang Sporting CP untuk meraih poin pupus ketika Hojlund kembali mencetak gol pada menit 79.
2. Luis Suarez menyumbang sebuah gol dalam kemenangan telak atas Club Brugge
Luis Suarez mendapat kepercayaan untuk bermain sejak menit pertama saat Sporting CP menjamu Club Brugge pada matchday kelima fase grup. Kesempatan ini dimaksimalkan dengan kontribusi apik di atas lapangan. Suarez mencetak 1 gol dan 1 assist yang membawa Leoes menang telak tiga gol tanpa balas.
Suarez lebih dahulu menciptakan assist. Bola sempat mengenai kakinya sebelum datang ke Geovany Quenda yang disambut dengan sepakan keras pada menit 24. Barulah pada menit 31 Suarez mencatatkan namanya di papan skor. Ketika Geny Catamo mendapat bola di tengah lapangan, ia langsung berlari memanfaatkan celah di pertahanan lawan dan menyambut umpan Catamo dengan sepakan kaki kanan yang membuat bola melewati badan kiper lawan.
3. Brace Luis Suarez bawa Sporting CP menang atas juara bertahan
Sporting CP meraih kemenangan penting pada matchday ketujuh. Leoes sukses meraih poin penuh berkat kemenangan tipis 2-1 atas sang juara bertahan, Paris Saint-Germain. Luis Suarez mencetak seluruh gol timnya.
Laga berjalan sengit hingga skor imbang 0-0 bertahan sampai akhir babak pertama. Suarez lalu muncul sebagai pencetak gol pertama pada pertandingan ini. Ia melakukannya dengan sepakan kaki kanan pada menit 74. Tim tamu sempat merespons dengan baik ketika Khvicha Kvaratskhelia menyamakan kedudukan 5 menit berikutnya. Namun, Suarez hadir sebagai pahlawan kemenangan bagi Sporting CP dengan gol penentu lewat tandukan kepala pada menit 90.
4. Eksekusi penalti Luis Suarez mewarnai kemenangan telak atas Bodo/Glimt
Sporting CP mampu melewati babak 16 besar dengan cara yang menarik. Usai kalah telak 0-3 dari Bodo/Glimt pada leg pertama, mereka berhasil membalikkan keadaan hingga menang lima gol tanpa balas pada pertemuan kedua. Luis Suarez kembali memberikan kontribusi berupa 1 gol dan assist dalam kemenangan besar tersebut.
Gol Suarez kali ini hadir pada menit 78 dan membuat Sporting CP unggul 3-0. Ia menjebol gawang lawan dengan tendangan penalti usai bola terkena tangan Fredrik Bjorkan. Sementara itu, assist Suarez tercipta untuk gol Pedro Goncalves pada menit 61.
Lima gol tersebut menegaskan status Luis Suarez sebagai aset penting yang dimiliki Sporting CP. Ketajamannya hadir pada waktu yang tepat, ketika Leoes baru saja ditinggal Viktor Gyokeres. Sayangnya, Suarez menutup kiprahnya di ajang ini dengan tak mencetak gol dalam dua pertemuan melawan Arsenal.

















