5 Gol Marc Cucurella di LaLiga sebelum Kembali pada 2026

Marc Cucurella resmi kembali berkarier di negaranya, Spanyol, pada 2026/2027. Bek sayap kelahiran 27 Juli 1998 itu memilih hengkang dari Chelsea untuk menerima tawaran Real Madrid. Biaya transfer sebesar 55 juta euro (Rp1,23 triliun) mewarnai kepindahan tersebut.
Kepulangan Cucurella ke LaLiga sekaligus mengingatkan publik pada kiprahnya di kompetisi tersebut beberapa tahun lalu. Meski berposisi sebagai bek sayap, ia beberapa kali tampil sebagai pencetak gol dengan memanfaatkan naluri menyerang yang dimilikinya. Berikut lima gol Marc Cucurella di LaLiga sebelum kembali membela klub Spanyol pada musim 2026/2027.
1. Gol pertama Marc Cucurella bersarang di gawang Barcelona
Marc Cucurella tak tak banyak mendapat kesempatan bermain ketika menjadi bagian dari tim utama Barcelona. Peran utama sebagai bek sayap lantas ia dapatkan di LaLiga ketika berseragam Getafe. Menariknya, gol pertamanya di LaLiga justru bersarang di gawang Barcelona.
Momen tersebut terjadi ketika ia dimainkan ia dimainkan selama 90 menit oleh Getafe pada pekan penutup LaLiga 2018/2019. Ia membuka keunggulan bagi timnya dengan sepakan kaki kiri pada menit 20. Sayangnya, kontribusi itu tak berbuah poin penuh lantaran laga ditutup dengan skor imbang 2-2.
2. Gol kedua Marc Cucurella berbuah kemenangan atas Real Valladolid
Marc Cucurella merumput selama 85 menit ketika Getafe bersua Real Valladolid pada pekan 17 LaLiga 2019/2020. Kepercayaan itu dijawab dengan sebuah gol pada menit 36. Dengan tambahan sebuah gol dari Angel Rodriguez, Getafe meraih poin penuh dengan kemenangan 2-0.
Cucurella awalnya memberi umpan kepada Jorge Molina yang menusuk ke kotak penalti. Meski dikepung dua pemain sekaligus, Molina mampu menguasai bola dan mengembalikan bola kepada Cucurella yang justru berdiri bebas di dalam kotak penalti. Tanpa membuang waktu, ia melepaskan sepakan keras kaki kiri yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.
3. Gol jarak jauh Marc Cucurella membawa Getafe kalahkan Real Betis pada 2020/2021
Getafe meraih kemenangan telak atas Real Betis pada pekan 4 LaLiga 2020/2021. Satu gol Marc Cucurella berbuah kemenangan tiga gol tanpa balas. Kontribusi sang pemain hadir pada menit 39.
Kali ini, gol Cucurella menjadi bukti bahwa ia memiliki naluri menyerang yang mumpuni serta tak hanya mengandalkan kaki kiri. Ia memanfaatkan kelengahan di lini belakang lawan dengan berdiri bebas di luar kotak penalti ketika menerima umpan dari Cucho Hernandez di sisi kanan. Usai melewati satu pemain, Cucurella melepaskan shooting kaki kanan yang menembus gawang bagian kiri.
4. Marc Cucurella menjadi aktor kebangkitan Getafe saat bersua Elche
Marc Cucurella menjadi sosok di balik keberhasilan Getafe meraih kemenangan comeback atas Elche pada pekan 18 LaLiga 2020/2021. Setelah tertinggal cepat pada menit 4, Getafe menyamakan kedudukan lewat Cucurella pada menit 39. Dua gol tambahan dari Jaime Mata dan Angel Rodriguez lantas menutup kemenangan 3-1 Getafe.
Cucurella menunjukkan kualitasnya dalam penempatan posisi dalam terciptanya gol ini. Ketika para pemain bertahan lawan cenderung lebih dekat dengan gawang, ia sedikit menarik diri ke belakang ketika Francisco Portillo memberi umpan lambung dari sisi kanan. Tanpa pengawalan, Cucurella menanduk bola yang akhirnya masuk ke gawang.
5. Marc Cucurella bobol gawang Athletic Bilbao pada detik 21
Setelah empat gol sebelumnya berbuah poin, gol keempat Marc Cucurella di LaLiga berakhir dengan kekalahan bagi Getafe. Meski demikian, ia tetap mengukir pencapaian manis. Ia membobol gawang Athletic Bilbao pada menit pertama sebelum lawan mencetak lima gol balasan pada pekan 20 LaLiga 2020/2021.
Gol Cucurella berawal dari umpan Carles Alena di sisi kanan. Dengan pengamatan matang, ia menyambut bola dengan sundulan kepala. Menit pertandingan menunjukkan detik ke-21 ketika gol itu tercipta.
Lima gol tersebut menunjukkan bahwa Marc Cucurella bukan sekadar bek sayap yang piawai menjalankan tugas bertahan. Ia juga memiliki kemampuan membantu serangan, baik melalui penyelesaian akhir dengan kaki maupun sundulan kepala. Kini, setelah kembali ke LaLiga bersama Real Madrid pada 2026/2027, kualitas tersebut berpotensi kembali menjadi senjata andalannya.


















