Asaba Indonesia Siap Pertahankan Gelar di AVBC 2026 Malaysia

- Asaba Indonesia tampil di AVBC 2026 edisi ke-35 di Kuching, Malaysia, pada 11-15 Agustus, dengan target mempertahankan gelar kategori U-50 dan U-60 yang diraih pada 2025.
- Indonesia mengirim tiga tim, yakni dua U-50 dan satu U-60, diperkuat mantan pemain timnas seperti Kiki Susilo, I Made Sudiadnyana, Romy Chandra, Ronald Median, dan Wahyu Gunarto.
- Tim U-60 tanpa MVP 2025 Abdullah Gobel karena berduka; pelatih U-50 Agustinus Dapas Sigar menekankan kesiapan fisik, kekompakan, sportivitas, serta menghindari cedera.
Jakarta, IDN Times - Tim basket Asaba Indonesia akan kembali tampil di ASEAN Veteran Basketball Conference (AVBC) 2026 edisi ke-35. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Kuching, Malaysia, pada 11-15 Agustus mendatang.
Pada edisi 2025 lalu, Indonesia berstatus tuan rumah. Mereka juga tampil impresif yang membuahkan gelar juara untuk kategori U-50 dan U-60.
1. Kirim tiga tim dan diperkuat sejumlah legenda
Dalam edisi ke-35, Asaba Indonesia akan menerjunkan tiga tim, dua di kategori U-50 dan satu U-60. Skuad Asaba Indonesia kali ini dihuni oleh sederet mantan penggawa Timnas Basket Indonesia, seperti Kiki Susilo, I Made Sudiadnyana, Romy Chandra, Ronald Median, hingga Wahyu Gunarto.
Pemain Asaba Indonesia U-60, Hengardy Tan, menegaskan turnamen yang digulirkan sejak 1992 ini bukan sekadar pamer kebugaran di lapangan. Turnamen ini menjadi wadah reuni mereka sekaligus kembali merasakan atmosfer bertanding.
"Ini bukan sekadar turnamen, tapi ajang penuh historis bagi para pemain untuk reuni, tidak hanya dengan rekan setim tapi juga lawan. Lepas pensiun, penting bagi mantan pebasket untuk tetap konsisten berolahraga menyesuaikan kondisi fisik," kata Hengardy dalam keterangan resminya.
2. MVP U-60 absen, kirim pesan penyemangat
Sayang, tim U-60 tidak diperkuat oleh pemain kuncinya, Abdullah Gobel alias Ducko, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) pada edisi 2025 lalu. Ducko absen lantaran masih berada dalam suasana duka.
"Pak Ducko mengirimkan pesan agar Asaba Indonesia harus bermain sportif dan mengutamakan semangat persaudaraan. Semoga pesan moril ini jadi motivasi tambahan kami di lapangan," ujar Hengardy.
3. Pelatih fokus jaga kekompakan dan fisik pemain
Pelatih tim putih Asaba Indonesia U-50, Agustinus Dapas Sigar, mengaku optimistis dengan persiapan timnya. Mantan pilar Satria Muda itu tak merasakan kesulitan dengan tugasnya, karena dihuni pemain profesional.
"Kalau mantan pemain, skill pasti tetap ada, tinggal kondisi persiapan fisiknya. Jika bisa menjadi juara itu bonus, yang terpenting semua peserta tidak cedera dan tuan rumah sukses menyelenggarakan acara," ujar pria yang akrab disapa Aguy tersebut.
Ajang ini akan dipanaskan sejumlah klub basket ASEAN. Di antaranya ZAAP Thailand, Singapore Siglap, Miri Kinsar, Hornbills Kucing, Brunei Linktech 40, KL 51, FCVBA Phillipines, Meteor Pontianak, hingga HATYAI Basketball Clubs.






















