3 Gol Mohamed Salah di UCL 2025/2026, Kontribusi Terakhir

- Mohamed Salah menutup musim terakhirnya di Liverpool tanpa gelar Liga Champions setelah tim disingkirkan Paris Saint-Germain di perempat final.
- Sepanjang UCL 2025/2026, Salah mencetak tiga gol penting termasuk kontribusi gemilang melawan Atletico Madrid, Qarabag, dan Galatasaray.
- Tiga gol tersebut menjadi penanda kontribusi terakhir Salah bersama The Reds di ajang Eropa sebelum resmi berpisah pada akhir musim.
Mohamed Salah dipastikan gagal mempersembahkan gelar juara Liga Champions Eropa untuk Liverpool pada musim terakhirnya (2025/2026). Itu terjadi setelah The Reds resmi disingkirkan Paris Saint-Germain di perempat final. Sebelumnya, Salah telah dipastikan akan berpisah dengan The Reds pada akhir musim.
Meski harus mengakhiri perjalanan lebih cepat dari yang diharapkan, Salah tetap menunjukkan perannya sebagai pemain kunci bagi Liverpool di kompetisi elite Eropa tersebut. Sepanjang Liga Champions 2025/2026, kontribusinya di lini serang masih menjadi andalan tim dalam menghadapi lawan-lawan tangguh. Tiga gol yang ia ciptakan pun menjadi bukti bahwa kualitasnya belum pudar, sekaligus menandai kontribusi terakhirnya bersama The Reds di ajang ini.
1. Mohamed Salah mencetak 1 gol dan 1 assist dalam kemenangan pada laga pertama fase grup
Mohamed Salah langsung bersinar pada laga pertama Liverpool di fase grup. Ia menjadi satu-satunya penyerang yang tampil penuh selama 90 menit dalam duel kontra Atletico Madrid pada 17 September 2025. Penyerang asal Mesir itu menyumbang gol dan assist dalam keberhasilan The Reds merebut poin penuh sebagai tim tuan rumah. Gol itu melanjutkan kontribusi golnya untuk Liverpool di ajang ini sejak 2017/2018.
Dalam duel di Anfield tersebut, Salah lebih dahulu menciptakan assist untuk gol Andrew Robertson yang membuat Liverpool unggul cepat pada menit 4. Dua menit berselang, giliran Salah yang mencatatkan namanya di papan skor, melalui sepakan kaki kiri yang didahului dengan aksi ciamik di sisi kanan meski dikepung tiga pemain lawan. The Reds sempat dibuat ketar-ketir lantaran Marcos Llorente mencetak brace yang membuat skor menjadi imbang 2-2. Namun, Virgil van Dijk muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat tandukan kepala pada injury time babak kedua.
2. Sepakan keras Mohamed Salah mewarnai kemenangan telak atas Qarabag
Setelah gol pertama, Mohamed Salah harus menunggu cukup lama untuk kembali menjebol gawang lawan. Penantian tersebut akhirnya berakhir di laga terakhir fase grup pada 28 Januari 2026. Salah membobol gawang Qarabag di Anfield. Kontribusi tersebut berbuah kemenangan telak 6-0 bagi skuad asuhan Arne Slot.
Gol Salah dalam duel di hadapan lebih dari 60 ribu penonton itu hadir pada menit 50 dan membuat Liverpool unggul 3-0. Kali ini, ia melakukannya dengan shooting dari luar kotak penalti. Dominik Szoboszlai sempat menggeser sedikit bola yang merupakan tendangan bebas sebelum Salah melepaskan sepakan kaki kiri keras ke arah kanan gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan.
3. Gol Mohamed Salah membawa Liverpool comeback atas Galatasaray
Mohamed Salah menjadi salah satu sosok yang berhasil membawa Liverpool membalikkan keadaan saat bertemu Galatasaray pada babak 16 besar. Setelah kalah 0-1 saat datang ke Turki, The Reds meraih kemenangan telak empat gol tanpa balas di Anfield pada leg kedua. Salah menjadi salah satu pencetak gol yang juga ditambah dengan satu assist.
Salah berperan atas terciptanya gol Hugo Ekitike pada menit 51 berkat umpan matang dari sisi kanan. Lalu pada menit 62, giliran Salah sendiri yang menjebol gawang lawan. Ia lebih dahulu melakukan kerjasama apik dengan Florian Wirtz di dalam kotak penalti. Setelah itu, Salah mendorong bola ke luar kotak penalti sebelum melepaskan sepakan keras yang mengarah ke sisi kanan gawang dan tak mampu diantisipasi kiper Galatasaray.
Mohamed Salah tak mampu menyumbang gol dalam dua pertemuan dengan Paris Saint-Germain di perempat final yang berakibat pada kegagalan Liverpool melaju ke fase selanjutnya. Dengan demikian, tiga gol di atas menandai akhir kontribusinya untuk The Reds di Liga Champions. Akankah pemain berusia 33 tahun itu tetap merumput di ajang ini pada musim depan?
















